
Pantau - Informasi yang beredar di media sosial Facebook mengenai klaim bahwa Kementerian Agama (Kemenag) atau Menteri Agama Nasaruddin Umar menyarankan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjadi wakil Presiden Prabowo Subianto pada periode kedua pemerintahannya dipastikan tidak benar atau hoaks.
Klaim Beredar di Media Sosial
Unggahan yang beredar menampilkan foto Presiden Prabowo Subianto bersama Seskab Teddy Indra Wijaya serta foto Menteri Agama Nasaruddin Umar yang sedang berbicara di depan mikrofon.
Dalam unggahan tersebut disebutkan, "Kemenag menyarankan Tedy menjadi wakil Prabowo di priode ke 2, agar negara lebih Makmur."
Narasi lain dalam unggahan itu juga menyebut Kemenag mendukung penyatuan dua tokoh tersebut untuk mewujudkan Indonesia Emas 2030.
Tidak Ada Pernyataan Resmi dari Kemenag
Hasil penelusuran menunjukkan tidak ditemukan pernyataan resmi dari Kementerian Agama maupun Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menyarankan Teddy Indra Wijaya menjadi calon wakil presiden pada periode kedua pemerintahan Prabowo Subianto.
Foto Menteri Agama yang digunakan dalam unggahan tersebut diketahui berasal dari dokumentasi ANTARA terkait pernyataan Nasaruddin Umar mengenai pentingnya pesantren menjadi ruang yang aman bagi anak.
Dalam konteks aslinya, Menag tidak membahas pencalonan Teddy Indra Wijaya sebagai wakil presiden maupun isu politik terkait Pemilu 2029.
Klaim Dinyatakan Hoaks
Berdasarkan fakta yang ditemukan, narasi yang menyebut Kemenag mendukung atau menyarankan Teddy Indra Wijaya menjadi wakil Presiden Prabowo pada periode kedua tidak memiliki dasar yang valid.
Tidak terdapat pernyataan resmi maupun dokumen yang mendukung klaim tersebut.
Karena itu, informasi yang beredar di media sosial tersebut dikategorikan sebagai hoaks.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





