HOME  ⁄  Nasional

Satgas Yonif 753/ATV Temukan 169 Pohon Ganja Siap Panen di Pegunungan Bintang, TNI Sebut Diduga Terkait Logistik KKB

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Satgas Yonif 753/ATV Temukan 169 Pohon Ganja Siap Panen di Pegunungan Bintang, TNI Sebut Diduga Terkait Logistik KKB
Foto: Prajurit Yonif 753/ATV saat mencabuti pohon ganja siap panen yang ditemukan Desa Tomka Distrik Oksamol Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan (sumber: Dok Kogabwilhan III)

Pantau - Satgas Yonif 753/ATV mengamankan ladang ganja berisi 169 pohon yang ditemukan di kawasan hutan sekitar Desa Tomka, Distrik Oksamol, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, dan diduga menjadi sumber logistik bagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Informasi tersebut disampaikan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto pada Selasa (23/6/2026).

Tanaman ganja yang ditemukan prajurit Satgas Yonif 753/ATV diketahui berada dalam kondisi siap panen saat ditemukan di lokasi.

Setelah menemukan ladang tersebut, prajurit langsung mencabuti seluruh tanaman ganja yang ada di area tersebut.

Tanaman ganja yang telah dicabut kemudian diserahkan kepada pos polisi terdekat untuk proses pemusnahan barang bukti.

Diduga Jadi Sumber Logistik KKB

Berdasarkan informasi yang diterima aparat, tanaman ganja tersebut diduga menjadi salah satu sumber logistik bagi KKB.

Hasil panen ganja dari ladang tersebut disebut rencananya akan dijual kepada masyarakat.

Lucky Avianto menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah antisipasi terhadap masuknya berbagai barang berbahaya, termasuk narkoba, di wilayah Papua.

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah pengecekan kesiapan armada tempur milik TNI yang dipersiapkan untuk mendukung upaya perang melawan narkoba.

"Kogabwilhan III berkomitmen untuk terlibat dalam perang melawan narkoba," ungkap Lucky Avianto.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin ketujuh yang menekankan perang total terhadap peredaran narkotika.

Ajak Seluruh Elemen Bangsa Perangi Narkoba

Lucky Avianto menyatakan bahwa setiap pohon ganja yang dicabut merupakan upaya TNI untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

"Setiap pohon ganja yang dicabut merupakan upaya TNI untuk menyelamatkan generasi muda," ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa generasi muda perlu dijaga agar tetap tumbuh dengan berpegang pada nilai-nilai adat, norma, dan budaya tanpa terpengaruh narkoba.

Menurutnya, generasi muda merupakan harapan masa depan Papua yang harus dilindungi dari dampak penyalahgunaan narkotika.

Lucky Avianto juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bekerja sama dengan TNI dalam memerangi peredaran narkoba.

Ajakan tersebut disampaikan menyusul seruan juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, yang sebelumnya menyerukan legalisasi budidaya ganja di Papua.

Ia menilai seruan tersebut merupakan upaya nyata KKB untuk merusak dan menghancurkan kondisi mental serta spiritual masyarakat.

Menurut Lucky Avianto, kelompok yang paling rentan terdampak dari peredaran narkoba adalah generasi muda yang akan menjadi penerus masa depan Papua.

Penulis :
Arian Mesa