HOME  ⁄  Nasional

ULM Resmikan Migrant Center, Mukhtarudin Dorong Calon PMI Siap Bersaing di Pasar Kerja Global

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

ULM Resmikan Migrant Center, Mukhtarudin Dorong Calon PMI Siap Bersaing di Pasar Kerja Global
Foto: Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin saat meresmikan Migrant Center di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Banjarmasin, Selasa 23/6/2026 (sumber: ANTARA/Firman)

Pantau - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migrant Center di Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin, Selasa (23/6/2026), sebagai pusat pengembangan calon pekerja migran Indonesia (PMI) agar memiliki kompetensi memadai dan mampu bersaing di pasar kerja global.

Mukhtarudin mengatakan Migrant Center ULM memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas calon PMI sesuai kebutuhan dunia kerja internasional.

"Ini tugas ULM untuk memberikan peningkatan kapasitas sesuai kebutuhan dunia kerja global."

ULM Jadi Percontohan Pengembangan PMI di Kalimantan

Mukhtarudin menjelaskan paradigma pekerja migran Indonesia kini telah berubah seiring terbukanya peluang kerja yang lebih luas pada sektor formal dan profesional.

Menurut dia, PMI saat ini telah bekerja di berbagai sektor formal di sejumlah negara tujuan seperti Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Taiwan, Hongkong, serta kawasan Timur Tengah dan Eropa.

Mukhtarudin menilai Kalimantan Selatan memiliki potensi besar sebagai daerah penyedia tenaga kerja terampil untuk pasar global.

Untuk mendukung potensi tersebut, ia berharap Migrant Center ULM dapat memberikan pelatihan bahasa asing, keterampilan teknis, serta sertifikasi kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja internasional.

"ULM jadi perguruan tinggi pertama di Kalimantan memiliki Migrant Center, di sini menjadi percontohan pengembangan ekosistem pekerja migran kawasan tanah Borneo," ungkapnya.

Dengan status tersebut, ULM menjadi perguruan tinggi pertama di Kalimantan yang memiliki Migrant Center dan diharapkan menjadi model pengembangan ekosistem pekerja migran di kawasan Borneo.

Sediakan Empat Layanan Utama

Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri menjelaskan Migrant Center ULM dirancang sebagai pusat layanan informasi ketenagakerjaan luar negeri bagi mahasiswa, alumni, dan masyarakat umum.

Layanan tersebut bertujuan memberikan akses informasi mengenai peluang kerja di berbagai negara secara aman dan terarah.

Ahmad Alim Bachri menyebut Migrant Center ULM memiliki empat layanan utama yang disiapkan untuk mendukung calon tenaga kerja Indonesia.

Layanan pertama berupa informasi peluang kerja luar negeri dan prosedur migrasi yang aman.

Layanan kedua berupa pelatihan keterampilan serta penguasaan bahasa asing.

Layanan ketiga berupa sertifikasi kompetensi yang disesuaikan dengan standar kerja internasional.

Layanan keempat berupa job matching dan penempatan tenaga kerja sesuai kebutuhan pasar global.

Penulis :
Leon Weldrick