
Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas kota besar di Indonesia mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan pada Rabu (24/6), dengan sejumlah wilayah berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.
Prakirawan BMKG Alya Sausan menjelaskan kondisi tersebut dipengaruhi adanya daerah konvergensi yang memanjang di Samudra Pasifik Utara Papua, perairan barat Lampung, wilayah Bengkulu hingga perairan barat Bengkulu, serta Sulawesi Tengah hingga Sulawesi Barat.
Kondisi atmosfer tersebut dinilai mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah yang dilalui konvergensi maupun konfluensi.
Sejumlah Kota Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
BMKG memprakirakan hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di Jambi, Tanjung Selor, dan Merauke.
Sementara itu, hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di Medan, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Bengkulu, Palembang, Pangkalpinang, Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Bandung, Semarang, Denpasar, Mataram, Mamuju, Palu, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya.
Adapun wilayah yang diprediksi hanya mengalami kondisi berawan meliputi Banda Aceh, Yogyakarta, Banjarmasin, Samarinda, Pontianak, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, dan Ternate.
BMKG Ingatkan Potensi Banjir dan Longsor di Sumatera Utara
Sebelumnya, BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan yang dapat memicu bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
"Waspada potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah lereng barat dan lereng timur Sumatera Utara yang dapat menyebabkan bencana, seperti banjir dan longsor," ungkap Prakirawan Balai BMKG Wilayah I Endah Paramitha.
BMKG menjelaskan kondisi labilitas atmosfer di Sumatera Utara saat ini terpantau cukup tinggi sehingga mendukung proses konvektif dan pembentukan awan hujan yang umumnya bersifat lokal.
Masyarakat di wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan banjir, longsor, serta gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem.
- Penulis :
- Aditya Yohan





