HOME  ⁄  Nasional

Baznas Dirikan Masjid Darurat untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Baznas Dirikan Masjid Darurat untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
Foto: (Sumber : Petugas gabungan membangun masjid darurat atas inisiasi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI di Desa Kamarora A, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah yang terdampak bencana gempa bumi beberapa waktu lalu. ANTARA/HO-Baznas RI.)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mendirikan Masjid Darurat Al-Muhajirin di Desa Kamarora A, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, untuk memenuhi kebutuhan sarana ibadah masyarakat yang terdampak gempa bumi.

Pembangunan masjid darurat dilakukan setelah sejumlah fasilitas umum, termasuk rumah ibadah, mengalami kerusakan akibat bencana sehingga tidak dapat digunakan oleh warga.

Masjid Darurat Dibangun untuk Penuhi Kebutuhan Warga

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan dan Pemberdayaan Idy Muzayyad mengatakan pembangunan masjid darurat merupakan bagian dari upaya kemanusiaan yang terus dilakukan Baznas bagi korban gempa.

“Kami turut berduka atas bencana gempa bumi di Palu, Sulawesi Tengah. Saat ini Baznas terus mengerahkan sejumlah kekuatan dan bantuan kemanusiaan, termasuk pembangunan masjid darurat ini,” ungkap Idy Muzayyad.

Masjid Darurat Al-Muhajirin dibangun dengan luas 10 x 10 meter.

Pembangunan tersebut merupakan hasil kolaborasi Baznas RI, Baznas Provinsi Sulawesi Tengah, Baznas Kota Palu, Baznas Kabupaten Sigi, Baznas Kabupaten Tojo Una-Una, Baznas Kabupaten Parigi Moutong, Baznas Kabupaten Morowali, Baznas Kabupaten Banggai, TNI dari Batalyon 873 Masewo Masagena, Kodam XIII/Merdeka wilayah Kabupaten Sigi, Brimob Polri, serta para muzaki.

“Baznas membangun masjid darurat ini sebagai solusi cepat agar masyarakat tetap memiliki tempat ibadah yang layak dan aman,” ujarnya.

Jadi Tempat Ibadah dan Ruang Kebersamaan Warga

Idy menegaskan seluruh bantuan yang disalurkan berasal dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dipercayakan kepada Baznas.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan masjid darurat tersebut.

“Kami berharap masjid darurat ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat untuk beribadah, serta menjadi ruang kumpul dan memperkuat kebersamaan warga selama proses pemulihan pascagempa berlangsung,” katanya.

Sebelumnya, Baznas juga telah mengerahkan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat Baznas (RSB) untuk membantu proses evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pelayanan kesehatan bagi penyintas gempa.

Selain itu, Baznas menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 5.000 liter air bersih, ribuan paket makanan siap saji, dan dukungan psikososial bagi para penyintas, terutama anak-anak dan kelompok rentan.

Penulis :
Aditya Yohan