HOME  ⁄  Nasional

Kebakaran Dini Hari di Duren Sawit Hanguskan Dua Warung Kelontong dan Rumah Warga

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kebakaran Dini Hari di Duren Sawit Hanguskan Dua Warung Kelontong dan Rumah Warga
Foto: (Sumber : Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur memadamkan kebakaran yang menghanguskan dua warung kelontong dan rumah warga di Jalan Laut Benda, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (24/6/2026). (ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur).)

Pantau - Kebakaran menghanguskan dua warung kelontong dan sebuah rumah warga di Jalan Laut Benda, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (24/6) dini hari, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta.

Warga Panik Saat Api Cepat Membesar

Korban sekaligus pemilik warung, Badriah, mengatakan dirinya terbangun setelah mendengar teriakan warga yang memberitahukan adanya kebakaran.

"Saya lagi tidur, dengar teriakan kebakaran, terus saya langsung bangun, bangunin suami juga, karena saya dengar bunyi gitu," ungkapnya.

Kobaran api yang besar membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri serta membantu proses evakuasi.

Menurut Badriah, api dengan cepat menjalar karena banyak material mudah terbakar di dalam warung, termasuk bensin eceran yang dijual di salah satu kios.

"Terus, kita langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran," ujarnya.

Diduga Akibat Korsleting Listrik

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur langsung mengerahkan personel dan armada setelah menerima laporan kejadian tersebut.

Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran dan 70 personel diterjunkan untuk memadamkan api serta mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Berdasarkan keterangan sementara korban, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di salah satu warung kelontong yang berada di samping bangunan terdampak.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan sekitar delapan kepala keluarga dengan total 18 jiwa berhasil selamat dari peristiwa tersebut.

"Kerugian diperkirakan sekira Rp200 juta. Penyebabnya diduga karena korsleting listrik," katanya.

Petugas mulai melakukan pemadaman sekitar pukul 03.44 WIB dan berhasil menuntaskan proses penanganan pada pukul 05.32 WIB.

"Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini," ungkap Abdul.

Penulis :
Aditya Yohan