
Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat layanan Kereta Wisata Priority melayani 46.900 pelanggan sepanjang Januari hingga Mei 2026, meningkat 88,10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 24.934 pelanggan.
Jumlah Pelanggan dan Perjalanan Terus Bertambah
Kenaikan jumlah pelanggan diikuti peningkatan frekuensi perjalanan dari 967 perjalanan pada Januari–Mei 2025 menjadi 1.818 perjalanan pada periode yang sama tahun ini.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap layanan perjalanan premium.
“Kereta Priority menjadi pilihan bagi pelanggan yang ingin menikmati perjalanan dengan suasana kabin yang lebih tenang, tempat duduk lega, serta fasilitas hiburan di dalam kereta. Pada masa liburan sekolah, layanan ini dapat menjadi opsi bagi keluarga yang ingin melakukan perjalanan dengan lebih nyaman,” ungkap Anne.
Sepanjang lima bulan pertama 2026, Kereta Priority melayani 9.818 pelanggan pada Januari, 8.150 pelanggan pada Februari, 12.675 pelanggan pada Maret, 7.280 pelanggan pada April, dan 8.977 pelanggan pada Mei.
Pada Mei 2026, jumlah pelanggan mencapai 8.977 orang atau naik 39,89 persen dibandingkan Mei 2025 yang sebanyak 6.417 pelanggan.
Jumlah perjalanan pada Mei juga meningkat dari 268 perjalanan menjadi 363 perjalanan atau tumbuh 35,45 persen.
Fasilitas Premium dan Imbauan Selama Liburan Sekolah
Anne menjelaskan Kereta Priority saat ini beroperasi secara reguler pada KA Pandalungan relasi Gambir–Jember pulang pergi dan KA Parahyangan relasi Gambir–Bandung pulang pergi.
Selain layanan reguler, Kereta Priority juga dapat disewa secara charter oleh instansi, komunitas, maupun keluarga melalui KAI Wisata sesuai ketersediaan sarana.
Kereta berkapasitas 30 penumpang itu dilengkapi fasilitas seperti AVOD layar sentuh di setiap kursi, meja portabel, power socket, lampu baca, foot rest, bagasi di atas kursi, mini bar, sistem karaoke, televisi layar lebar, serta toilet eksklusif.
“Priority memberi ruang perjalanan yang lebih rileks. Anak-anak dapat beristirahat, orang tua bisa lebih tenang, dan keluarga memiliki pengalaman perjalanan yang lebih nyaman,” ujarnya.
KAI juga mengimbau pelanggan yang bepergian bersama anak selama liburan sekolah agar datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, mengawasi anak, serta mematuhi arahan petugas.
“Liburan sekolah menjadi momen yang baik bagi keluarga untuk mengenalkan budaya tertib bertransportasi kepada anak. Datang tepat waktu, menjaga barang bawaan, menghormati pelanggan lain, serta selalu mengutamakan keselamatan adalah bagian penting dari pengalaman berkereta,” pungkas Anne.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





