HOME  ⁄  Nasional

Kemendikdasmen Mengalokasikan Rp27,4 Miliar untuk Revitalisasi 17 Satuan Pendidikan di Kota Pontianak pada 2025

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Kemendikdasmen Mengalokasikan Rp27,4 Miliar untuk Revitalisasi 17 Satuan Pendidikan di Kota Pontianak pada 2025
Foto: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti menyaksikan penandatanganan kerja sama pendidikan antara Pemprov Kalbar dan pemerintah China di Pontianak, Kamis (sumber: ANTARA/Rendra Oxtora)

Pantau - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan bantuan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan sebesar Rp27,4 miliar untuk 17 satuan pendidikan di Kota Pontianak pada 2025 sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyampaikan hal tersebut di sela menyaksikan penandatanganan kerja sama pendidikan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan pemerintah China di Pontianak, Kamis.

Ia mengungkapkan, "Kondisi sekolah yang jauh lebih baik ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan sarana prasarana yang representatif, anak-anak akan lebih termotivasi untuk belajar, dan orang tua akan semakin mendukung proses pendidikan."

Revitalisasi Menjangkau Berbagai Jenjang Pendidikan

Bantuan revitalisasi tersebut disalurkan kepada berbagai jenjang pendidikan yang meliputi TK, PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK.

Abdul Mu'ti menjelaskan program revitalisasi sekolah merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan.

Melalui program tersebut, pemerintah berupaya menyediakan fasilitas belajar yang layak dan aman bagi peserta didik di berbagai daerah.

Ia menjelaskan pemerintah telah menggelontorkan anggaran ratusan miliar rupiah untuk revitalisasi ratusan satuan pendidikan di Kalimantan Barat sepanjang 2025.

Program bantuan di Kalimantan Barat mencakup pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, sekolah menengah, pembangunan unit sekolah baru, serta peningkatan fasilitas pendidikan khusus.

Menurut Abdul Mu'ti, sarana pendidikan yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung proses belajar mengajar sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Verifikasi Bantuan 2026 Masih Berlangsung

Untuk program bantuan tahun 2026, Kemendikdasmen masih melakukan proses verifikasi terhadap calon penerima bantuan di Kalimantan Barat.

Program bantuan tahun 2026 ditargetkan menjangkau 1.227 satuan pendidikan di Kalimantan Barat.

Khusus di Kota Pontianak, sebanyak 14 sekolah masuk dalam proses penyaluran bantuan tahun 2026.

Sebagian besar dari 14 sekolah tersebut telah memasuki tahap penandatanganan perjanjian kerja sama dan pencairan dana bantuan.

Ia mengatakan, "Untuk Kota Pontianak masih dalam progres. Mudah-mudahan jumlah sekolah yang menerima bantuan bisa terus bertambah."

Pemerintah berharap program revitalisasi sekolah dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan berkualitas serta mendukung peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang berdaya saing di Kalimantan Barat.

Penulis :
Shila Glorya