HOME  ⁄  Nasional

GIC Nilai Kepercayaan Publik terhadap Polri Jadi Aset Berharga bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

GIC Nilai Kepercayaan Publik terhadap Polri Jadi Aset Berharga bagi Pemerintahan Prabowo-Gibran
Foto: (Sumber:Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan pers di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (23/6/2026).)

 

Pantau - Koordinator Gerakan Indonesia Cerah (GIC) Febri Wahyuni Sabran menilai tingkat kepercayaan publik terhadap Polri yang mencapai 82,4 persen berdasarkan survei Litbang Kompas merupakan aset yang sangat berharga bagi pemerintahan Prabowo-Gibran dalam membangun fondasi kepercayaan publik dan menjaga stabilitas nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan 82,4 persen responden menyatakan percaya kepada Polri, sementara 80,6 persen menilai kinerja institusi tersebut semakin membaik.

Febri mengungkapkan, "Kepolisian yang dipandang positif oleh mayoritas publik dapat menjadi perekat sosial efektif, terutama di tengah dinamika politik yang kerap diwarnai ketegangan dan perbedaan pendapat tajam antara pemerintah dan kelompok-kelompok kritis di masyarakat."

Kepercayaan Publik Dinilai Jadi Modal Sosial

Menurut Febri, meningkatnya kepercayaan masyarakat merupakan modal sosial yang harus dijaga, diperkuat, dan dikonsolidasikan karena menjadi jembatan antara institusi keamanan dengan masyarakat.

Ia menilai dalam masa transisi pemerintahan dan menghadapi berbagai tantangan sosial-politik, Polri memiliki peran penting sebagai stabilisator, pelindung demokrasi, dan mitra masyarakat.

Febri mengatakan, "Legitimasi ini bukan sesuatu yang dapat diperoleh secara instan, melainkan hasil dari proses reformasi yang konsisten, terukur, dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat di berbagai lapisan."

Ia menambahkan keberhasilan reformasi Polri membuka peluang lebih besar bagi penguatan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Febri mengungkapkan, "Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit merupakan tulang punggung dalam menjaga stabilitas masyarakat dan negara."

Konsep PRESISI Dinilai Perkuat Reformasi

Febri menjelaskan konsep PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) menjadi cetak biru reformasi internal Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Menurutnya, konsep tersebut diarahkan untuk mentransformasi Polri dari institusi yang reaktif menjadi proaktif, dari tertutup menjadi transparan, serta dari sekadar menegakkan aturan menjadi menegakkan keadilan secara substansial.

Ia mengatakan, "Capaian survei Litbang Kompas menjadi validasi empiris bahwa konsep ini tidak hanya berdiam di tataran gagasan, tetapi telah menghasilkan perubahan yang dirasakan nyata oleh masyarakat luas."

Penulis :
Gerry Eka