HOME  ⁄  Nasional

Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Menjadi 1.450 Orang, Operasi Penyelamatan Terus Berlangsung

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Menjadi 1.450 Orang, Operasi Penyelamatan Terus Berlangsung
Foto: (Sumber :Tim penyelamat menyisir puing-puing bangunan yang runtuh akibat gempa bumi dahsyat di Caracas, Venezuela, pada 24 Juni 2026. Venezuela menetapkan status darurat nasional setelah dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang wilayah pesisir utara Karibia negara tersebut, menyebabkan kerusakan luas, melumpuhkan transportasi, serta memicu peringatan tsunami di seluruh kawasan itu. ANTARA/Diko Betancourt - Anadolu Agency / pri..)

Pantau - Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela meningkat menjadi 1.450 orang, sementara operasi pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan di berbagai wilayah terdampak.

Ribuan Korban Luka dan Bangunan Runtuh

Presiden Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez menyampaikan pada Minggu bahwa lebih dari 3.150 orang mengalami luka-luka dan sebanyak 12.721 orang mengungsi atau terdampak bencana.

Sebanyak 774 bangunan dilaporkan runtuh akibat gempa yang mengguncang wilayah tersebut.

Rodriguez mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung dengan melibatkan lebih dari 25.000 personel penyelamat, anggota militer, polisi, tim perlindungan sipil, Palang Merah, serta berbagai organisasi kemanusiaan.

Ia juga menyampaikan sebanyak 2.624 personel penyelamat internasional turut membantu penanganan bencana dengan dukungan 137 anjing pelacak dan 49 kendaraan operasional.

Gempa Berkekuatan Magnitudo 7,2 dan 7,5

Berdasarkan data Survei Geologi Amerika Serikat (United States Geological Survey/USGS), dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu dengan selang waktu hanya 39 detik.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,5 berpusat sekitar 23 kilometer di tenggara Yumare, Negara Bagian Yaracuy, sedangkan gempa magnitudo 7,2 berpusat sekitar 23,9 kilometer di timur laut San Felipe yang juga berada di Negara Bagian Yaracuy.

Sebelumnya, pada Sabtu, Jorge Rodriguez melaporkan jumlah korban tewas mencapai 1.430 orang dan 3.238 orang mengalami luka-luka sebelum data terbaru menunjukkan peningkatan jumlah korban meninggal.

Penulis :
Aditya Yohan