
Pantau - Sebanyak 1.500 relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Tangerang menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati Tangerang, Puspemkab Tigaraksa, Senin (29/6), untuk menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta meminta adanya regulasi yang memperkuat pelaksanaannya.
Relawan Dorong Program MBG Terus Berlanjut
Massa yang didominasi emak-emak mengenakan pakaian putih dan kerudung cokelat membawa spanduk berisi dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka agar program MBG tetap dilanjutkan.
Dalam aksi tersebut, para peserta juga menyampaikan orasi, menyanyikan yel-yel, serta menilai program MBG telah memberikan manfaat langsung bagi siswa, balita, lansia, ibu hamil, hingga mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Koordinator Aksi Damai Dukungan MBG, Khotib Yani, mengatakan, "Maka dari itu, kami relawan ini ingin mendorong bahwa program ini terus dilanjutkan dan jangan sampai tertunda bahkan ditutup," ungkapnya.
Ia juga meminta pemerintah menyusun regulasi yang jelas agar penyelenggaraan program berjalan sesuai ketentuan.
Menurutnya, "Walaupun ada kejadian di pusat soal korupsi dan lain sebagainya, itu harus kita berantas sama-sama, harus kita berantas sampai tuntas," ujarnya.
Khotib menegaskan para relawan berkomitmen menjalankan standar operasional prosedur dalam penyelenggaraan MBG agar kualitas menu dan gizi tetap terjaga.
Ia mengungkapkan, "Tentunya kita akan melaksanakan SOP sesuai dengan ketentuan yang berlaku terkait dengan menunya, gizinya, akan kita tingkatkan tentunya. Kami juga memohon pemerintah daerah ikut mengawasi kami, sebagai mitra agar SPPG dalam menjalankan ketentuan," katanya.
Bupati Tangerang Terima Aspirasi Relawan
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menyatakan telah menerima aspirasi yang disampaikan para relawan dan pekerja SPPG melalui pertemuan bersama perwakilan peserta aksi.
Ia mengatakan sejumlah poin penting, mulai dari keberlanjutan program, pengawasan, hingga dampak positif MBG akan diteruskan kepada Badan Gizi Nasional (BGN).
Maesyal mengungkapkan, "Dan kami juga menerima perwakilan 10 orang tadi untuk diterima bersama dengan Dinas Kesehatan, Disdik, dan juga ada beberapa Forkopimda juga hadir. Mereka menyampaikan menyampaikan hal yang sama," katanya.
Ia menambahkan pemerintah daerah berkomitmen memperkuat tata kelola penyelenggaraan MBG agar pelayanan semakin optimal.
Menurutnya, "Lebih-lebih saya bilang gini, lebih-lebih kalau kita sudah optimal, mudah-mudahan ini tidak terjadi keracunan, tidak terjadi kelambatan, tidak terjadi pengurangan menu dan gizi porsinya. Nah, ini yang menjadi tanggung jawab kita bersama," ungkapnya.
Aksi damai tersebut berlangsung dengan pengamanan ratusan personel gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP yang dikerahkan untuk menjaga keamanan serta memastikan penyampaian aspirasi berjalan tertib.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





