HOME  ⁄  Nasional

Wakil Menteri Agama Optimistis Koperasi Pesantren Mendorong Pemerataan Kesejahteraan dan Kemandirian Ekonomi

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Wakil Menteri Agama Optimistis Koperasi Pesantren Mendorong Pemerataan Kesejahteraan dan Kemandirian Ekonomi
Foto: Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i (sumber: Kemenag)

Pantau - Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i menyatakan optimistis pengembangan koperasi pesantren memiliki peran strategis dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan melalui pemberdayaan masyarakat serta mendorong kemandirian ekonomi umat.

Koperasi Pesantren Jadi Instrumen Pemberdayaan

Romo Syafi'i mengatakan koperasi pesantren dapat menjadi sarana yang efektif untuk menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata di lingkungan masyarakat.

Ia mengungkapkan, “Koperasi pesantren dapat menjadi sarana yang sangat efektif untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan. Ini adalah wujud konkret semangat kebersamaan kita dalam membangun ekonomi yang berkeadilan dari lingkungan pesantren.”

Romo Syafi'i mengajak seluruh elemen pesantren menjadikan koperasi sebagai sarana pemberdayaan yang mampu menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi umat.

Menurut Romo Syafi'i, koperasi bukan sekadar badan usaha.

Ia menilai koperasi merupakan instrumen perjuangan ekonomi rakyat yang sarat dengan nilai gotong royong.

Romo Syafi'i juga mengatakan kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren merupakan bentuk perhatian pemerintah agar pesantren dapat berkembang lebih optimal.

Pesantren Didorong Cetak Generasi Berdaya Saing

Wakil Menteri Agama berharap pesantren menjadi ruang lahirnya generasi yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Ia juga berharap generasi pesantren memahami fikih pembangunan bangsa.

Selain itu, generasi pesantren diharapkan memiliki daya saing di bidang ekonomi kerakyatan.

Romo Syafi'i mengatakan, “Negara memandang pesantren sebagai mitra strategis dalam pembangunan bangsa. Indonesia Emas 2045 akan tercapai dengan hadirnya SDM yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat.”

Dalam kesempatan tersebut, Romo Syafi'i juga menyinggung komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam mengelola kekayaan alam untuk kemakmuran rakyat.

Ia menyebut semangat hilirisasi dan perbaikan tata kelola ekonomi nasional diharapkan dapat menginspirasi pesantren agar lebih produktif dalam mengelola potensi yang dimiliki.

Ia mengungkapkan, “Kita sedang menata kembali ekonomi nasional agar memberikan nilai tambah yang lebih besar di dalam negeri. Semangat ini selaras dengan upaya pesantren dalam membangun kemandirian ekonomi, sehingga umat tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian dari penggerak ekonomi bangsa.”

Penulis :
Arian Mesa