HOME  ⁄  Nasional

Gubernur Rudy Mas'ud Membuka Seleksi Jabatan Strategis Pemprov Kaltim bagi ASN dari Luar Daerah

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Gubernur Rudy Mas'ud Membuka Seleksi Jabatan Strategis Pemprov Kaltim bagi ASN dari Luar Daerah
Foto: Gubernur Kaltim melantik sejumlah pejabat publik di Samarinda, Senin 29/6/2026 (sumber: ANTARA/Ahmad Rifandi)

Pantau - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud membuka peluang bagi aparatur sipil negara (ASN) dari luar daerah untuk mengikuti seleksi terbuka pengisian sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang masih kosong, usai melantik 110 ASN di Samarinda pada Senin.

Penataan Birokrasi untuk Percepat Kinerja

Rudy menyampaikan pengisian sembilan pejabat eselon II didasarkan pada mekanisme manajemen talenta untuk mengisi sejumlah posisi yang belum terisi secara definitif.

Ia mengungkapkan, "Pengisian sembilan pejabat eselon II didasarkan pada manajemen talenta untuk mengisi beberapa posisi yang masih kosong. Sisa posisi lainnya nanti akan diisi melalui proses seleksi terbuka dari kabupaten, kota, maupun provinsi lain."

Sebanyak 110 ASN yang dilantik terdiri atas pejabat eselon II, pejabat eselon III, pejabat eselon IV, pejabat pengawas, dan pejabat fungsional.

Menurut Rudy, penataan birokrasi dilakukan untuk mempercepat kinerja pemerintahan sekaligus mengisi jabatan penting yang selama ini masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt).

Ia mengatakan, "Kepala dinas yang baru dilantik diharapkan tidak lagi beradaptasi, melainkan langsung berakselerasi. Sementara pejabat lama wajib melakukan transfer pengetahuan guna mengejar target pada bulan emas Juli dan Agustus."

Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong

Sembilan pejabat eselon II yang dilantik meliputi Puguh Harjanto sebagai Staf Ahli Bidang III Pemprov Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Faisal sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Ririn Sari Dewi sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Arief Murdiyanto sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Siti Sugiyanti sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Syarifah Alawiyah sebagai Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, drg. Ahmad Jais sebagai Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, serta dr. Mazniati sebagai Wakil Direktur Penunjang RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan.

Sejumlah jabatan strategis yang masih belum terisi secara definitif antara lain Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Dinas Perkebunan, dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah.

Rudy menyatakan pengisian jabatan berikutnya akan dilakukan melalui mekanisme manajemen talenta dan seleksi terbuka yang dikoordinasikan bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Ia mengatakan, "Pelantikan berikutnya untuk eselon II, III, dan IV direncanakan dilaksanakan pada Juli. Mudah-mudahan awal tahun depan seluruh jabatan sudah terisi secara definitif."

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur optimistis penataan birokrasi tersebut akan memperkuat kinerja organisasi sekaligus mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.

Penulis :
Shila Glorya