HOME  ⁄  Nasional

Kapolri Menegaskan Penguatan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres untuk Tingkatkan Perlindungan Korban

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Kapolri Menegaskan Penguatan Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres untuk Tingkatkan Perlindungan Korban
Foto: Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo berbicara dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu 1/7/2026 (sumber: Divisi Humas Polri)

Pantau - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) telah dibentuk di 11 kepolisian daerah (Polda) dan 22 kepolisian resor (Polres) sebagai bagian dari reformasi pelayanan kepolisian kepada kelompok rentan, sebagaimana disampaikan dalam pidato peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang diikuti secara daring dari Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Penguatan Perlindungan Perempuan dan Anak

Listyo Sigit Prabowo mengatakan sebagian besar Direktorat PPA-PPO diawaki oleh polisi wanita untuk menghadirkan penanganan perkara yang lebih responsif dan berperspektif pada korban.

Ia mengungkapkan, "Komitmen tersebut diperkuat melalui pengembangan Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO pada 11 Polda serta 22 Polres yang sebagian besar diawaki oleh polisi wanita sehingga penanganan perkara dapat dilaksanakan secara lebih responsif, memunculkan rasa aman dan nyaman bagi korban, khususnya wanita dan anak."

Kapolri menjelaskan penguatan fungsi PPA-PPO bertujuan memastikan proses penegakan hukum tidak hanya berorientasi pada penindakan pelaku, tetapi juga memberikan perlindungan dan pendampingan kepada korban.

Menurut Kapolri, komitmen tersebut tercermin dalam penanganan sejumlah perkara yang menjadi perhatian publik.

Salah satu perkara yang ditangani adalah dugaan kekerasan terhadap 110 anak di sebuah tempat penitipan anak (daycare) yang melibatkan 13 tersangka.

Polri juga menangani dugaan penyekapan terhadap seorang perempuan di Bandung.

Selain itu, Polri mengungkap kasus penipuan daring dengan modus pig butchering yang menjerat 39 tersangka.

Sebanyak 11 dari 39 tersangka dalam kasus pig butchering tersebut merupakan warga negara asing.

Modus pig butchering dilakukan dengan membangun hubungan emosional palsu dalam jangka panjang untuk memperoleh kepercayaan korban sebelum membujuk korban menanamkan dana pada investasi bodong yang kerap menggunakan mata uang kripto.

Dana milik korban kemudian dikuras melalui skema investasi palsu tersebut.

Rekrutmen Inklusif dan Penguatan SDM

Selain memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak, Polri juga membuka ruang pengabdian yang lebih inklusif melalui rekrutmen 21 penyandang disabilitas sebagai anggota Polri.

Di bidang pengembangan sumber daya manusia, Polri merekrut 160 atlet berprestasi melalui jalur talent scouting.

Kapolri menjelaskan rekrutmen atlet berprestasi tersebut merupakan bagian dari sistem rekrutmen yang mengedepankan meritokrasi, transparansi, dan akuntabilitas.

Listyo Sigit Prabowo menegaskan penguatan fungsi PPA-PPO dilakukan untuk mengoptimalkan penanganan tindak pidana yang menjadi perhatian pemerintah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan, melalui penegakan hukum yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan korban.

Penulis :
Shila Glorya