HOME  ⁄  Nasional

Peta Jalan Indonesia-Belarus 2026-2030 Resmi Diluncurkan, Perkuat Kemitraan Strategis di Berbagai Sektor

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Peta Jalan Indonesia-Belarus 2026-2030 Resmi Diluncurkan, Perkuat Kemitraan Strategis di Berbagai Sektor
Foto: (Sumber :Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Belarus Alexandr Lukashenko memeriksa pasukan di Istana Merdeka, Jakarta (2/7/2026). Prabowo menerima kunjungan Lukashenko untuk memperkuat hubungan kemitraan strategis kedua negara. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar.)

Pantau - Indonesia dan Belarus resmi meluncurkan Peta Jalan Penguatan Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026-2030 yang menjadi arah baru penguatan hubungan bilateral melalui kerja sama di sektor pertanian modern, industri, perdagangan, ketahanan pangan, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pengembangan sumber daya manusia.

Kunjungan Presiden Belarus Tandai Babak Baru Hubungan Bilateral

Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia pada Kamis (2/7) dan disambut secara resmi di Istana Merdeka, Jakarta.

Kunjungan tersebut merupakan lawatan kedua Lukashenko ke Indonesia setelah kunjungan pertamanya 13 tahun lalu.

Kunjungan balasan itu menjadi kelanjutan dari pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Lukashenko di kediaman pribadi Presiden Belarus di Ozyorny, di luar Kota Minsk, pada Juli tahun lalu.

Pertemuan kedua pemimpin negara tersebut menjadi landasan bagi penguatan hubungan bilateral yang kini berkembang dari kerja sama perdagangan menuju kemitraan strategis.

Tujuh Kerja Sama Prioritas Disepakati

Selain meluncurkan peta jalan kerja sama, Indonesia dan Belarus juga menyepakati tujuh kerja sama prioritas melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

Kesepakatan tersebut mencakup sektor industri, kebudayaan, jasa keuangan antara Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Nasional Belarus, serta bidang kesehatan.

Kerja sama lainnya meliputi ilmu pengetahuan dan teknologi, pertukaran informasi intelijen keuangan terkait pencucian uang dan pendanaan terorisme antara Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan dengan otoritas Belarus, serta bidang akreditasi nasional.

Rangkaian kesepakatan itu menandai semakin luasnya cakupan hubungan Indonesia dan Belarus dalam memperkuat kemitraan strategis di berbagai sektor.

Penulis :
Ahmad Yusuf