
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyambut baik kehadiran laman Udara Jakarta yang dikembangkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta karena mampu memprediksi kualitas udara ibu kota hingga tiga hari ke depan.
Pramono menyampaikan sistem peringatan dini tersebut menjadi kemajuan dibanding sebelumnya yang hanya menampilkan kondisi kualitas udara pada hari yang sama.
Pramono mengatakan, “Saya menyambut sistem peringatan dini di website Udara Jakarta yang dulu tidak pernah ada, hanya hari itu, sekarang dipersiapkan tiga hari prediksi ke depan.”
Pramono berharap keberadaan laman tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memantau kualitas udara sehingga prakiraan yang disajikan menjadi referensi dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Laman Terhubung dengan Aplikasi JAKI
Kepala DLH DKI Jakarta Dudi Gardesi menjelaskan masyarakat dapat mengakses laman https://udara.jakarta.go.id melalui telepon seluler masing-masing.
Ia mengatakan sistem tersebut mampu menyesuaikan informasi berdasarkan lokasi pengguna sehingga hasil pemantauan kualitas udara menjadi lebih akurat.
Dudi menambahkan laman tersebut juga telah terhubung dengan aplikasi JAKI sehingga masyarakat dapat menyampaikan laporan secara langsung.
Sajikan Informasi Kualitas Udara dan Dampak Kesehatan
Selain menampilkan prediksi kualitas udara, laman Udara Jakarta juga menyediakan informasi lokasi Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU), Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), serta berbagai peraturan dan kebijakan mengenai pengendalian pencemaran udara di Jakarta.
Laman itu juga menyajikan berita terkini mengenai kualitas udara, dampak kesehatan akibat polusi, serta panduan praktis yang dapat diterapkan masyarakat dalam menghadapi pencemaran udara setiap hari.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





