HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Makassar Siap Berbagi Inovasi LONTARA+ untuk Perkuat Transformasi Digital Layanan Publik

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pemkot Makassar Siap Berbagi Inovasi LONTARA+ untuk Perkuat Transformasi Digital Layanan Publik
Foto: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar Muhammad Roem saat menjadi nara sumber pada rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Medan, Kamis (3/07/2026). Sumber: Humas Pemkot Makassar

Pantau - Pemerintah Kota Makassar menyatakan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah lain untuk memperkuat layanan publik berbasis digital melalui inovasi LONTARA+ yang mengintegrasikan pengaduan masyarakat dengan seluruh organisasi perangkat daerah.

LONTARA+ Jadi Model Transformasi Digital

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar Muhammad Roem menyampaikan kesiapan tersebut usai menjadi narasumber pada Forum Komunikasi dan Digitalisasi (Komdigi) yang merupakan bagian dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Medan.

LONTARA+ atau Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar merupakan platform digital yang mengintegrasikan layanan pengaduan masyarakat dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Melalui sistem tersebut, setiap laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan terukur.

Muhammad Roem mengatakan, “Kami, Kota Makassar siap berbagi pengalaman agar inovasi ini juga dapat memberikan manfaat bagi daerah lain.”

Sejumlah pemerintah kota menyatakan ketertarikan untuk mempelajari penerapan LONTARA+ secara langsung, termasuk pola koordinasi antar-OPD, mekanisme tindak lanjut pengaduan masyarakat, serta strategi membangun komitmen pimpinan daerah dalam mendukung transformasi digital.

Dorong Kolaborasi dan Pelayanan Transparan

Pemkot Makassar menyambut positif antusiasme pemerintah daerah lain untuk mempelajari penerapan LONTARA+.

Menurut Muhammad Roem, kolaborasi antardaerah melalui APEKSI dapat memperkuat transformasi digital pelayanan publik di Indonesia.

Ia mengatakan, “Dengan platform ini, kehadiran pemerintah dalam pelayanan publik menjadi semakin dekat dengan masyarakat. Warga memperoleh kemudahan dalam mengakses berbagai layanan publik hanya melalui satu aplikasi.”

Muhammad Roem menambahkan, “Keberhasilan program ini tidak lepas dari kepemimpinan Bapak Wali Kota yang memiliki komitmen kuat dalam mendorong transformasi digital di lingkungan Pemerintah Kota Makassar.”

Aplikasi LONTARA+ dapat diakses masyarakat secara gratis selama 24 jam setiap hari, serta memungkinkan warga memantau proses penyelesaian setiap laporan melalui sistem yang terintegrasi.

Pemkot Makassar berharap sistem tersebut dapat mewujudkan pelayanan publik yang semakin transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Penulis :
Leon Weldrick