HOME  ⁄  Nasional

Gubernur Papua Barat Daya Lepas 90 Siswa OAP Ikuti Program ADEM di Empat Provinsi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Gubernur Papua Barat Daya Lepas 90 Siswa OAP Ikuti Program ADEM di Empat Provinsi
Foto: (Sumber :Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu bersama Dinas Pendidikan melepaskan 90 peserta Program ADEM ke empa provinsi untuk menjalankan studi yang berlangsung di Kota Sorong, Jumat (3/7/2026). ANTARA/Yuvensius Lasa Banafanu.)

Pantau - Sebanyak 90 siswa Orang Asli Papua (OAP) dari enam kabupaten/kota di Provinsi Papua Barat Daya akan mengikuti Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) dengan menempuh pendidikan jenjang SMA di Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Banten sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan di luar daerah.

Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu mengatakan Program ADEM menjadi kesempatan bagi anak-anak Papua untuk memperluas wawasan, membangun karakter, dan meningkatkan daya saing pada masa depan.

Ia mengungkapkan, "Program ADEM merupakan kesempatan yang sangat baik bagi anak-anak Papua untuk memperluas wawasan, membangun karakter, serta meningkatkan daya saing pada masa depan."

Menurutnya, seluruh biaya pendidikan yang ditanggung pemerintah merupakan investasi negara untuk mencetak generasi Papua yang unggul sehingga para peserta harus memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh.

"Biaya yang dikeluarkan negara itu harus dibayar dengan prestasi. Kalau kalian belajar dengan baik dan sukses, itulah bukti bahwa negara tidak rugi membiayai pendidikan anak-anak Papua," ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan para siswa agar mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, menghormati budaya masyarakat setempat, serta menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua asuh, pendamping, dan teman-teman selama menjalani pendidikan.

Elisa menjelaskan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya bertanggung jawab terhadap proses perekrutan, pembekalan, persiapan, hingga pemberangkatan peserta Program ADEM.

Sementara itu, biaya pendidikan para siswa selama berada di daerah tujuan dibiayai pemerintah pusat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia juga mengapresiasi pemerintah pusat yang terus memberikan kesempatan kepada anak-anak Papua untuk memperoleh pendidikan di luar daerah melalui Program ADEM.

Selain mendapatkan pendidikan akademik, para peserta juga diharapkan memperoleh pengalaman hidup, memperluas jejaring pertemanan, serta membangun karakter melalui interaksi dengan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebanyak 90 peserta Program ADEM tersebut berasal dari Kota Sorong sebanyak 16 siswa, Kabupaten Sorong 16 siswa, Kabupaten Raja Ampat 15 siswa, Kabupaten Sorong Selatan 15 siswa, Kabupaten Tambrauw 14 siswa, dan Kabupaten Maybrat 14 siswa.

Penulis :
Ahmad Yusuf