
Pantau - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memastikan tujuh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Papua Pegunungan naik status akreditasi dari D menjadi C untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan penanganan penyakit berat di wilayah tersebut pada Jumat, 3 Juli 2026.
Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes RI, Ghotama Airlangga, menyampaikan bahwa peningkatan akreditasi tersebut bertujuan agar layanan kesehatan di Papua Pegunungan terus membaik dari waktu ke waktu.
Ghotama Airlangga, ia mengungkapkan, "Kami memastikan tujuh RSUD di wilayah Papua Pegunungan akan naik levelnya dari akreditasi D menjadi C, supaya pelayanan kesehatan di daerah ini pun terus membaik dari waktu ke waktu", dalam keterangannya.
Dengan peningkatan akreditasi C, RSUD di Papua Pegunungan diharapkan mampu menangani layanan kesehatan yang lebih kompleks seperti jantung, kanker, stroke, serta uronefrologi di wilayah tersebut.
Peningkatan Akreditasi RSUD di Papua Pegunungan
Kementerian Kesehatan RI menyebut peningkatan status ini merupakan bagian dari upaya memperkuat fasilitas layanan kesehatan di wilayah Papua Pegunungan.
Pemerintah menargetkan masyarakat di wilayah tersebut tidak lagi harus dirujuk ke luar Papua untuk menangani penyakit berat karena fasilitas kesehatan terus ditingkatkan.
Program Pengampu dan Peningkatan Kapasitas Tenaga Kesehatan
Ghotama Airlangga menjelaskan bahwa pemerintah menjalankan program pemerataan layanan kesehatan melalui program pengampu di Papua Pegunungan yang melibatkan kerja sama lintas rumah sakit.
Ia menyebut telah dilakukan penandatanganan kerja sama antara pemerintah provinsi, delapan RSUD Papua Pegunungan, dan 14 rumah sakit rujukan nasional dalam program tersebut.
Program pengampu tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan di daerah melalui bimbingan langsung dari rumah sakit besar di Indonesia.
Tenaga kesehatan di RSUD Papua Pegunungan akan dilatih untuk menangani kasus penyakit berat seperti kanker, jantung, stroke, dan gangguan ginjal.
Ghotama Airlangga menegaskan, "Kami sangat berharap tenaga-tenaga kesehatan di Papua Pegunungan memanfaatkan kesempatan ini dengan baik sehingga kemampuan, pemahaman dalam penanganan kasus penyakit dapat berkembang", dalam keterangannya.
Program ini juga diharapkan mempercepat pemerataan layanan kesehatan spesialistik di wilayah timur Indonesia.
- Penulis :
- Shila Glorya





