
Pantau - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta aparat keamanan meningkatkan langkah pengamanan secara terukur setelah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) membakar pesawat milik PT AMA di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan koridor hukum.
DPR Minta Pengamanan Diperkuat
Dave menilai insiden tersebut menunjukkan ancaman terhadap keamanan masyarakat masih nyata sehingga membutuhkan perhatian serius dari negara.
Ia menegaskan keselamatan warga sipil harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah pengamanan.
Dave mengatakan, "Komisi I DPR RI menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden pembakaran pesawat oleh KKB di Papua, yang mengancam keselamatan warga sipil termasuk mereka yang tengah menjalankan misi agama dan kemanusiaan."
Menurut Dave, peningkatan pengamanan tidak hanya berarti penambahan personel, tetapi juga harus mencakup penguatan koordinasi lintas lembaga, pemetaan risiko, serta keterlibatan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas.
Komisi I DPR RI juga akan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap pola pengamanan di Papua agar setiap kebijakan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif dan berkelanjutan.
Dave menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan keamanan yang berpihak pada perlindungan warga sipil dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.
Ia mengungkapkan, "Kami percaya bahwa melalui sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, rasa aman dapat dipulihkan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap negara."
KKB Bakar Pesawat PT AMA di Yahukimo
Sebelumnya, Kepala Kepolisian Resor Yahukimo Ajun Komisaris Besar Polisi Zet Salino menyatakan KKB membakar pesawat milik PT AMA di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/7/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun ANTARA, pesawat tersebut dipiloti Nicholas F Goselin yang berkewarganegaraan Amerika Serikat.
Pesawat terbang dari Wamena menuju Balinggama dengan membawa tujuh penumpang.
Insiden tersebut mengakibatkan pilot Nicholas F Goselin meninggal dunia.
Tujuh penumpang dalam penerbangan tersebut terdiri atas Eston Sobolim, Kluenang Sobolim, Toni Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga, dan Vaince Amo Hoso.
- Penulis :
- Shila Glorya





