
Pantau - TNI akan menambah penempatan aparat keamanan di sejumlah titik rawan di Papua setelah penembakan terhadap pilot maskapai AMA, Nicholas Goselin, di Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (2/7).
Evaluasi Pengamanan Wilayah Rawan
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan lokasi penembakan tidak memiliki pos aparat keamanan.
“Memang benar di Balinggama yang menjadi tempat kejadian perkara penembakan pilot Nicholas Goselin tidak ada pos keamanan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan pos aparat keamanan terdekat berjarak sekitar 40 kilometer dari lokasi kejadian dengan kondisi medan pegunungan.
Menurut Lucky, kondisi serupa juga terjadi saat penyerangan terhadap pesawat Smart Air di Lapangan Terbang Korowai, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada 12 Februari 2026 yang menewaskan dua kru pesawat.
Karena itu, TNI akan mengevaluasi sistem pengamanan di wilayah yang belum memiliki pos aparat, terutama di lokasi pelayanan penerbangan perintis.
Kolaborasi Identifikasi Titik Pengamanan
Lucky mengatakan TNI telah berkoordinasi dengan Uskup Jayapura Yanuarius You untuk mengidentifikasi daerah yang memerlukan penambahan personel keamanan.
“Kami sudah menyampaikan kepada Uskup Jayapura Yanuarius You, mungkin bisa berkolaborasi untuk mengidentifikasi daerah-daerah yang membutuhkan penambahan dan penebalan aparat keamanan,” ujarnya.
Ia menambahkan penempatan aparat di titik-titik tersebut diharapkan dapat meningkatkan perlindungan bagi masyarakat dan menjamin kelancaran pelayanan di daerah terpencil.
“Penempatan aparat keamanan di titik-titik tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman sehingga masyarakat tetap mendapatkan pelayanan,” katanya.
Sebelumnya, pada Jumat (3/7), personel Koops TNI Habema mengevakuasi jenazah pilot maskapai AMA, Nicholas Goselin, yang tewas akibat ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) sesaat setelah mendaratkan pesawat Pilatus Porter di Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf





