
Pantau - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN bersama sejumlah kementerian dan lembaga tengah menyiapkan pembentukan Komite Kebijakan Sektor Ketenagakerjaan dan Pendidikan (K3P) untuk mengoptimalkan bonus demografi serta mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen.
Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Budi Setiyono menyampaikan bahwa pembentukan komite tersebut dibahas melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mengimplementasikan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan di sektor ketenagakerjaan dan pendidikan.
Budi Setiyono mengatakan, "Kami melakukan pembicaraan lintas kementerian dan lembaga untuk mengimplementasikan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan di sektor ketenagakerjaan dan pendidikan. Kolaborasi ini dibentuk untuk mendukung konstruksi yang sedang disusun oleh Presiden Prabowo agar Indonesia bisa melakukan akselerasi menuju negara maju dan mendukung perolehan 8 persen pertumbuhan ekonomi."
Perencanaan Tenaga Kerja dan Kebutuhan Kompetensi
Menurut Budi Setiyono, Komite K3P akan digunakan untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja, kompetensi, serta kapasitas serapan pasar secara lebih terukur.
Ia menegaskan bahwa optimalisasi bonus demografi hanya dapat tercapai apabila terdapat kesesuaian antara sistem pendidikan dan kebutuhan dunia kerja.
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan Anwar Sanusi menyebut dinamika ketenagakerjaan ke depan akan semakin kompleks akibat digitalisasi dan perkembangan kecerdasan buatan yang mengubah struktur pekerjaan.
Anwar Sanusi mengatakan, "Penyusunan employment outlook menjadi sangat penting sebagai instrumen navigasi guna melihat peta pasar kerja di masa depan. Data tersebut nantinya dapat digunakan oleh kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan ketenagakerjaan yang tepat sasaran."
Sinergi Pendidikan, Industri, dan Sektor Industri
Sekretaris Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek M. Samsuri menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor untuk menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan vokasi yang terhubung langsung dengan lembaga pelatihan kerja.
Sementara itu, Sekretaris BPSDMI Kemenperin Sidik Herman menyatakan dukungan penuh terhadap kolaborasi tersebut.
Ia menegaskan bahwa sektor industri akan turut berperan dalam mendukung program nasional untuk memaksimalkan bonus demografi.
- Penulis :
- Arian Mesa





