HOME  ⁄  Nasional

Pemprov Kaltara Percepat Pembangunan Jalan Perbatasan Menuju Kalimantan Timur

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemprov Kaltara Percepat Pembangunan Jalan Perbatasan Menuju Kalimantan Timur
Foto: Didampingi pejabat dari wilayah Kaltim dan Kaltara, Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala menyusuri jalan di wilayah perbatasan Kaltim-Kaltara, Kamis (2/7/2026).

Pantau - Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala menegaskan Pemerintah Provinsi Kaltara terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur jalan penghubung Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur (Kaltim) untuk memperkuat konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan.

Pada Kamis (2/7), Ingkong bersama rombongan meninjau langsung kondisi jalan di wilayah perbatasan dan pedalaman yang menghubungkan Kaltara dengan Kaltim sebagai bahan evaluasi dalam mempercepat pembangunan dan menentukan langkah lanjutan.

Ingkong menyaksikan langsung masyarakat harus melewati jalan berlumpur, tanjakan curam, hingga ruas jalan yang rusak parah untuk mencapai Kilometer (KM) 95 di jalur perbatasan Kaltim-Kaltara.

Hasil peninjauan lapangan akan menjadi bahan evaluasi Pemprov Kaltara untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat, Pemprov Kaltim, dan pihak perusahaan terkait perbaikan infrastruktur jalan perbatasan.

Peninjauan Jadi Dasar Percepatan Pembangunan

Ingkong mengatakan kunjungan tersebut bukan sekadar peninjauan lapangan, tetapi menjadi upaya melihat secara langsung kondisi akses yang selama ini menjadi urat nadi penghubung masyarakat di wilayah perbatasan.

Selama peninjauan, rombongan menyusuri ruas jalan hingga ke titik yang dikenal memiliki medan paling berat.

Kendaraan rombongan beberapa kali terjebak di kubangan lumpur dan harus saling ditarik agar dapat melanjutkan perjalanan.

Menurut Ingkong, kondisi tersebut menggambarkan tantangan yang setiap hari dihadapi masyarakat maupun pelaku usaha dalam mendistribusikan barang dan menjangkau wilayah perbatasan.

Ia menegaskan infrastruktur jalan yang memadai menjadi kunci untuk memperlancar mobilitas masyarakat, menekan biaya logistik, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan.

Ingkong berharap peninjauan tersebut menjadi langkah awal percepatan pembangunan dan perbaikan akses jalan perbatasan agar konektivitas Kaltara-Kaltim semakin lancar dan tidak lagi menjadi kendala bagi perekonomian masyarakat.

Perkuat Sinergi dengan Pemprov Kaltim

Sebelumnya, pada Selasa (30/6), Ingkong mengadakan pertemuan dengan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, untuk memperkuat sinergi percepatan pembangunan konektivitas antarwilayah.

Salah satu pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah pemanfaatan dan pemeliharaan ruas jalan utama yang menghubungkan kedua provinsi.

Ingkong mengatakan ruas jalan tersebut merupakan urat nadi konektivitas antarprovinsi yang mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, pengembangan kawasan perbatasan, pertumbuhan ekonomi daerah, serta pemerataan pembangunan.

Ia mengapresiasi komitmen Pemprov Kaltim yang terus mendukung penguatan kerja sama lintas daerah.

Ingkong menjelaskan komitmen tersebut telah dituangkan dalam Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemprov Kaltim dan Pemprov Kaltara pada 7 Agustus 2025 di Swiss Belhotel Tarakan.

Melalui kerja sama tersebut, pembangunan jalan perbatasan direncanakan menghubungkan Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur sepanjang 120 kilometer dengan Kecamatan Apau Kayan, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara sepanjang 22 kilometer.

Pemprov Kaltara berharap sinergi dengan Pemprov Kaltim mampu mempercepat terwujudnya konektivitas yang andal untuk membuka akses ekonomi, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat pembangunan di kawasan perbatasan.

Penulis :
Gerry Eka