HOME  ⁄  Nasional

Kemhan Dukung Pembangunan Pabrik Munisi PT Pindad di Setiap Pulau Besar untuk Perkuat Logistik Pertahanan Nasional

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Kemhan Dukung Pembangunan Pabrik Munisi PT Pindad di Setiap Pulau Besar untuk Perkuat Logistik Pertahanan Nasional
Foto: Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Karo Humas dan Infohan Setjen Kemhan RI) Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait (sumber: Biro Humas dan Ifohan Sekretariat Jenderal Kemhan RI)

Pantau - Kementerian Pertahanan (Kemhan) mendukung rencana pembangunan pabrik munisi milik PT Pindad di setiap pulau besar di Indonesia guna memperkuat kapasitas produksi nasional, mempercepat distribusi logistik pertahanan, serta mendukung kesiapan operasional Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan RI, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, menyampaikan dukungan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat industri pertahanan dalam negeri.

Perkuat Produksi dan Distribusi Munisi

Kemhan merencanakan pembangunan fasilitas produksi munisi PT Pindad di berbagai pulau besar agar dukungan logistik pertahanan tidak terpusat hanya di satu wilayah.

Pembangunan pabrik di berbagai daerah diharapkan mampu mempercepat proses produksi dan distribusi munisi kepada satuan-satuan TNI yang berada di berbagai wilayah Indonesia.

Keberadaan pabrik-pabrik tersebut juga diharapkan semakin memperkuat kemampuan TNI dalam menjaga dan mempertahankan kedaulatan Indonesia.

Selain mendukung aspek pertahanan, pembangunan pabrik munisi ditargetkan meningkatkan kemandirian PT Pindad sebagai industri pertahanan dalam negeri.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pindad diharapkan dapat semakin memaksimalkan perannya sebagai produsen utama munisi bagi TNI.

Secara strategis, pembangunan pabrik tersebut juga bertujuan memperkuat kapasitas produksi munisi nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap pasokan munisi dari luar negeri.

Pembangunan Dilakukan di Sejumlah Wilayah Strategis

Hingga saat ini, pabrik munisi PT Pindad telah dibangun di beberapa daerah, termasuk Papua Selatan dan Batulicin, Kalimantan Selatan, sebagai lokasi pembangunan terbaru.

Untuk pembangunan di Batulicin, PT Pindad akan memanfaatkan lahan seluas sekitar 30 hektare.

Pemilihan Batulicin dilakukan berdasarkan berbagai pertimbangan teknis dan strategis, antara lain ketersediaan lahan, kemudahan akses wilayah, potensi dukungan infrastruktur, serta posisi strategis Kalimantan Selatan dalam mendukung distribusi logistik dan penguatan industri pertahanan nasional.

Kemhan meyakini pembangunan pabrik-pabrik munisi di berbagai pulau besar akan semakin memperkuat industri pertahanan dalam negeri sehingga mampu memberikan dukungan yang lebih optimal terhadap sistem pertahanan Indonesia.

Penulis :
Shila Glorya