
Pantau - Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan pertemuan bilateral Leaders' Retreat antara Indonesia dan Singapura menghasilkan 26 capaian kerja sama konkret yang terdiri atas 18 kesepakatan antarpemerintah dan delapan kesepakatan business-to-business (B2B).
Prabowo mengatakan, "Pertemuan kali ini menghasilkan 26 capaian nyata, konkret di berbagai bidang, 18 kesepakatan kerja sama antar pemerintah dan delapan kesepakatan antara B2B (business-to-business)."
Ia mengungkapkan perluasan capaian tersebut mencerminkan semakin dalamnya integrasi kerja sama antara Indonesia dan Singapura.
Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Diperkuat
Sektor ekonomi tetap menjadi pilar utama hubungan bilateral kedua negara dengan peningkatan volume kerja sama yang tercatat di hampir seluruh sektor strategis.
Peningkatan tersebut meliputi kerja sama perdagangan komoditas serta penguatan konektivitas wilayah.
Pemerintah Indonesia juga secara resmi menunjuk Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk mengawal implementasi kesepakatan perdagangan listrik lintas batas antara Indonesia dan Singapura.
Prabowo mengatakan, "Indonesia telah menunjuk BPI Danantara untuk implementasi kerja sama perdagangan listrik lintas batas, juga untuk kegiatan-kegiatan perdagangan dan selanjutnya."
Selain perdagangan listrik lintas batas, kedua negara juga menyepakati akselerasi ekonomi digital serta penguatan ekosistem digital.
Pertahanan, Siber, dan Kemitraan Antarmasyarakat
Kerja sama kedua negara juga diperluas ke bidang pertahanan, keamanan siber, serta penguatan ketahanan rantai pasok pangan.
Prabowo menegaskan implementasi puluhan kesepakatan tersebut memerlukan dukungan penguatan hubungan antarmasyarakat (people-to-people connectivity).
Indonesia dan Singapura sepakat terus mendorong program kemitraan di sektor pariwisata, pendidikan berkelanjutan, serta kolaborasi antarorganisasi pemuda sebagai bagian dari penguatan hubungan bilateral kedua negara.
- Penulis :
- Arian Mesa





