
Pantau - Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Papua Barat mencatat sebanyak 7.177 peserta didik serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (Kelompok 3B) menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui 16 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Sebaran Penerima Manfaat di Enam Kabupaten
Koordinator BGN Regional Papua Barat, Erika Vionita Werinussa, mengatakan, "Jangkauan SPPG 3T sebanyak 7.177 anak didik dan Kelompok 3B."
Sebanyak 16 dapur SPPG 3T tersebut tersebar di enam kabupaten di Papua Barat.
Kabupaten Manokwari Selatan menjadi daerah dengan jumlah penerima manfaat Program MBG terbanyak, yakni 1.979 penerima manfaat yang dilayani oleh empat dapur SPPG.
Kabupaten Fakfak berada di urutan kedua dengan 1.552 penerima manfaat yang dilayani oleh lima dapur SPPG.
Kabupaten Manokwari memiliki 1.222 penerima manfaat yang dilayani oleh dua dapur SPPG.
Kabupaten Teluk Wondama memiliki 1.100 penerima manfaat yang dilayani oleh dua dapur SPPG.
Kabupaten Pegunungan Arfak memiliki 1.000 penerima manfaat.
Kabupaten Kaimana memiliki 324 penerima manfaat yang dilayani oleh dua dapur SPPG.
Erika mengatakan, "Kabupaten Kaimana dan Manokwari Selatan menjadi daerah dengan dapur SPPG 3T terbanyak di Papua Barat."
Perluasan Program Disesuaikan dengan Kesiapan Daerah
Menurut Erika, secara keseluruhan terdapat 24 dapur SPPG 3T di Papua Barat yang telah menjalani penilaian oleh tim appraisal.
Dari 24 dapur tersebut, baru 16 dapur yang telah memperoleh nomor virtual akun sebagai salah satu tahapan pencairan anggaran operasional.
BGN berkomitmen memperluas layanan Program MBG secara bertahap dengan menyesuaikan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan tata kelola anggaran agar pelaksanaannya berjalan efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.
Erika mengungkapkan, “Hingga periode Juni 2026 jumlah penerima manfaat Program MBG di Papua Barat yang dilayani oleh SPPG bukan 3T sebanyak 111.954 peserta didik dan Kelompok 3B.”
- Penulis :
- Arian Mesa





