
Pantau - Sebanyak 100 calon pilot yang lolos seleksi administrasi dan psikotes mengikuti tes kemampuan akademik untuk memperebutkan 20 kuota beasiswa Politeknik Penerbangan Indonesia Curug (PPI Curug) yang disiapkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bagian dari kebijakan Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi guna memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan sumber daya manusia unggul di bidang transportasi udara.
Seleksi Berjenjang Menuju PPI Curug
Ketua Tim Kerja Beasiswa Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Samsuddin mengatakan seluruh biaya pendidikan bagi peserta yang dinyatakan lolos akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Samsuddin mengungkapkan, "Tahun ini, sesuai kebijakan Bapak Gubernur yang telah disampaikan kepada masyarakat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan beasiswa penuh kepada calon taruna yang berhasil lolos seleksi masuk PPI Curug."
Samsuddin menjelaskan rangkaian seleksi yang dilaksanakan bersama PPI Curug telah berlangsung selama sepekan.
Setelah menyelesaikan psikotes, peserta mengikuti tes kemampuan akademik.
Setelah tes akademik, peserta akan melanjutkan ke tahap wawancara.
Peserta juga akan mengikuti tes kesamaptaan.
Dari 196 peserta yang mengikuti seleksi sejak tahap awal, sebanyak 100 peserta dinyatakan lolos ke tahap akademik.
Pelaksanaan tes akademik dibagi dalam dua sesi.
Masing-masing sesi diikuti oleh 50 peserta.
Tahapan Seleksi Menguji Akademik, Fisik, dan Kesehatan
Koordinator Administrasi Akademik PPI Curug Gilang Trio Putra menjelaskan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara berjenjang.
Tahapan seleksi bertujuan memastikan peserta memenuhi standar akademik.
Seleksi juga memastikan peserta memenuhi standar fisik.
Selain itu, seleksi memastikan peserta memenuhi standar kesehatan sebelum mengikuti pendidikan penerbangan.
Menurut Gilang, setelah psikotes dan tes akademik, peserta akan menjalani wawancara.
Peserta juga akan menjalani pemeriksaan fisik awal.
Pemeriksaan fisik awal meliputi tes buta warna.
Pemeriksaan fisik awal juga mencakup pengukuran tinggi badan dan berat badan.
Setelah itu, peserta akan mengikuti pemeriksaan kesehatan menyeluruh di Jakarta.
Gilang mengatakan, "Nantinya akan dipilih 20 peserta terbaik yang berhak melanjutkan seleksi di PPI Curug. Mereka akan mengikuti tes kesehatan serta tes bakat terbang untuk mengukur kemampuan dasar sebagai calon taruna penerbangan."
Program beasiswa tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta.
Salah satu peserta adalah Andi Miftahul Khair, siswa SMA Negeri 1 Sinjai.
Andi Miftahul Khair mengaku semakin termotivasi setelah berhasil lolos ke tahapan akademik.
Andi Miftahul Khair mengatakan, “Awalnya saya merasa gugup karena harus berhadapan langsung dengan pewawancara. Namun setelah mengetahui nama saya masuk dalam 100 peserta yang lolos ke tahap berikutnya, saya semakin termotivasi untuk terus berjuang dan tidak menyerah.”
- Penulis :
- Leon Weldrick





