
Pantau - Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menilai keberadaan dan pelestarian penyu menjadi daya tarik penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, sehingga seluruh elemen masyarakat diajak memperkuat upaya konservasi satwa tersebut.
Konservasi Penyu Didorong Perkuat Pariwisata
"Wisata di Kepulauan Derawan sudah unggul karena didukung infrastruktur dan alam yang indah, sehingga tinggal menambah daya tarik lain yang memikat seperti pelestarian penyu untuk meningkatkan pengunjung," ungkap Seno Aji.
Data Pemerintah Kabupaten Berau mencatat kunjungan wisata ke Pulau Derawan sepanjang 2025 mencapai sekitar 92.000 wisatawan domestik dan mancanegara.
Secara keseluruhan, Kabupaten Berau dikunjungi 782.266 wisatawan sepanjang 2025 atau meningkat 40 persen dibandingkan 557.214 wisatawan pada 2024.
Selama libur Idul Fitri 2026, Pulau Derawan menerima 8.054 pengunjung, sedangkan pada periode Januari hingga April 2026 jumlah wisatawan yang datang ke Kabupaten Berau mencapai 201.852 orang dengan mayoritas mengunjungi destinasi bahari seperti Derawan dan Maratua.
Pelepasan Tukik Jadi Simbol Komitmen Pelestarian
Seno Aji bersama Wakil Bupati Berau Gamalis dan sejumlah pihak terkait melakukan pelepasan tukik di Pantai Pulau Derawan sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian ekosistem laut.
"Meski Berau banyak memiliki wisata unggulan kepulauan seperti Derawan, Kakaban, Sangalaki, dan Maratua, namun pengembangan harus terus dilakukan, termasuk pelayanan harus diutamakan, kemudian pelestarian lingkungan juga menjadi keharusan agar tercipta ekosistem pariwisata berkelanjutan," ujarnya.
Seno Aji juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Berau dan masyarakat Pulau Derawan yang terus menjaga habitat penyu dan kawasan pesisir.
"Keberhasilan pengembangan sektor pariwisata harus berjalan seiring dengan upaya konservasi lingkungan. Terlebih, sektor pariwisata menjadi salah satu alternatif penggerak ekonomi daerah, terutama bagi Kabupaten Berau," katanya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





