HOME  ⁄  Nasional

Bupati Karawang Pastikan Distribusi Air Bersih Terus Dilakukan ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Bupati Karawang Pastikan Distribusi Air Bersih Terus Dilakukan ke Wilayah Terdampak Kekeringan
Foto: (Sumber :Bupati Karawang Aep Syaepuloh. (ANTARA/Ali Khumaini).)

Pantau - Bupati Karawang Aep Syaepuloh memastikan pendistribusian air bersih terus dilakukan ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan pada musim kemarau 2026 guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

BPBD Diperintahkan Bergerak Cepat Salurkan Air Bersih

"Saya telah menginstruksikan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) agar bergerak cepat mendistribusikan air bersih, untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di daerah terdampak kemarau," ungkap Aep Syaepuloh di Karawang, Rabu.

Saat ini terdapat tiga desa yang terdampak kekeringan, yakni Desa Kutamekar dan Desa Mulyasejati di Kecamatan Ciampel serta Desa Kutalanggeng di Kecamatan Tegalwaru.

Pemerintah Kabupaten Karawang melalui BPBD berkolaborasi dengan Perumdam Tirta Tarum Karawang untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak.

Menurut Aep, langkah darurat tersebut perlu dilakukan karena musim kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung cukup panjang.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau berlangsung pada Juli hingga September dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada Agustus 2026.

Pemkab Siapkan Solusi Jangka Panjang Lewat Pipanisasi

Aep mengatakan BPBD dan Perumdam akan terus disiagakan guna meminimalkan dampak kekeringan di sejumlah wilayah Karawang.

Selain penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Karawang juga menyiapkan solusi jangka panjang melalui pembangunan jaringan pipa air bersih menuju wilayah Karawang selatan yang menjadi daerah langganan kekeringan.

"Insya Allah pipanisasi yang akan mengaliri air bersih dilakukan pada tahun ini," katanya.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Tria Dianti