
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau proses pembebasan lahan di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, Jumat (10/7), sebagai bagian dari program normalisasi Kali Ciliwung untuk mengurangi risiko banjir di ibu kota.
Pembebasan Lahan Capai 62 Rumah
Pramono mengatakan progres pembebasan lahan menunjukkan perkembangan yang cukup baik pada kunjungan keduanya ke lokasi.
Ia mengungkapkan, “Ini adalah kedua kalinya saya di tempat ini dan progresnya, Alhamdulillah, cukup baik.”
Dari total target 170 rumah yang terdampak pembebasan lahan, sebanyak 62 rumah telah menerima pembayaran dan bangunannya telah diratakan.
Sementara itu, sebanyak 108 rumah lainnya ditargetkan selesai proses pembebasan lahannya hingga akhir 2026.
Pramono berharap normalisasi Kali Ciliwung dapat memperluas kapasitas aliran air sehingga dampak banjir di kawasan tersebut dapat diminimalkan.
Ia mengatakan, “Itulah cara penanganan banjir yang dilakukan dalam jangka menengah-panjang. Saya juga akan melanjutkan bukan hanya di Ciliwung ini, tetapi di Krukut dan Cakung Lama. Mudah-mudahan, semuanya nanti di tahun 2029 bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat Jakarta.”
Pemprov DKI Siapkan Posko Layanan Warga
Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta Ika Agustin mengatakan pihaknya menyediakan posko layanan agar masyarakat dapat berkonsultasi terkait proses pembebasan lahan.
Ia menjelaskan terdapat dua rukun tetangga (RT) yang terdampak program tersebut, yakni RT 15 dan RT 02.
Ika mengungkapkan, “Satu RT akan hilang. Jadi, RT 15 akan habis.”
Program pembebasan lahan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mempercepat normalisasi Kali Ciliwung sebagai langkah pengendalian banjir jangka menengah hingga panjang.
- Penulis :
- Aditya Yohan





