HOME  ⁄  Nasional

Hensa Nilai Polemik Teddy Mengemudikan Mobil Golf di Prambanan Tidak Perlu Dibesar-besarkan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Hensa Nilai Polemik Teddy Mengemudikan Mobil Golf di Prambanan Tidak Perlu Dibesar-besarkan
Foto: Arsip. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memberikan keterangan pers di Gedung Pusat Pasar Kerja (Pasker ID) Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Pantau - Pengamat politik Hendri Satrio atau Hensa menilai polemik terkait Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang mengemudikan mobil golf saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi di kawasan Candi Prambanan tidak perlu diperluas karena dinilai merupakan bagian dari pembagian tugas dalam kunjungan kenegaraan.

Hensa Sebut Ada Pembagian Tugas

Hensa mengatakan sorotan terhadap Teddy muncul karena Menteri Kebudayaan Fadli Zon terlihat berjalan kaki, sementara Teddy mengemudikan mobil golf yang ditumpangi Presiden Prabowo dan Narendra Modi.

"Lagi-lagi Teddy mendapat sorotan karena mengendarai mobil golf yang ditumpangi Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India Narendra Modi. Sementara Fadli Zon terlihat berjalan kaki. Menurut saya, tidak ada yang salah dengan situasi itu, kalau dipikir-pikir, justru akan lebih aneh kalau yang mengemudikan mobil golf itu Fadli Zon," ungkapnya.

Menurut Hensa, Fadli Zon memiliki tugas berbeda selama kunjungan tersebut sehingga akan sulit apabila harus mengemudikan kendaraan sekaligus memberikan penjelasan kepada Presiden dan tamu negara.

"Maka dia akan kesulitan bicara, menjelaskan sekaligus nyetir dan memberikan arahan-arahan. Itu malah makin membingungkan," ujarnya.

Peran Seskab Dinilai Wajar

Hensa menilai posisi Teddy sebagai Sekretaris Kabinet membuatnya wajar menjalankan tugas memastikan mobilitas Presiden berjalan lancar, termasuk mengemudikan kendaraan di area yang menggunakan mobil golf.

"Teddy memang menjabat sebagai Seskab sehingga sangat mungkin salah satu tugasnya adalah memastikan mobilitas Presiden berjalan lancar, termasuk ketika harus mengemudikan kendaraan di area yang memang menggunakan mobil golf. Dari yang terlihat juga, Pak Prabowo tampak nyaman dengan itu," katanya.

Ia juga meminta publik tidak terburu-buru menganggap peristiwa tersebut sebagai bentuk privilese atau perlakuan istimewa.

"Dalam sebuah kunjungan kenegaraan, pembagian tugas sering kali sangat praktis. Ada yang bertugas mendampingi dan menjelaskan, ada yang memastikan mobilitas Presiden berjalan dengan baik. Selama tugas masing-masing berjalan, saya kira 

Penulis :
Gerry Eka