HOME  ⁄  Nasional

Ayah Antarkan Anak Hari Pertama Sekolah di Jakarta Timur untuk Dukung Gerakan GAMAS

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Ayah Antarkan Anak Hari Pertama Sekolah di Jakarta Timur untuk Dukung Gerakan GAMAS
Foto: (Sumber :Ayah mengantarkan anaknya di hari pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027 di sekolah kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (13/7/2026). ANTARA/Siti Nurhaliza.)

Pantau - Sejumlah ayah mengantarkan anak mereka ke sekolah di kawasan Jakarta Timur pada hari pertama tahun ajaran 2026/2027 sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GAMAS).

Orang Tua Luangkan Waktu Dampingi Anak ke Sekolah

Salah seorang warga Pisangan Baru, Matraman, Rio Manik, mengaku sengaja meluangkan waktu untuk mengantar anaknya yang mulai bersekolah di SMP Tarakanita Rawamangun.

"Saya kerja, tapi saya sempatkan waktu mengantar anak sekolah, apalagi ini momen pertama dia menginjakkan kaki di level baru, masuk SMP," ungkap Rio Manik.

Rio mengatakan dirinya berangkat sejak pukul 06.00 WIB untuk mengantisipasi kemacetan sekaligus memastikan anaknya tiba tepat waktu di sekolah.

"Dekat 20 menit dari rumah sampai sekolah, tapi biar bisa jalan santai, ngobrol di motor nanya persiapannya, memicu semangatnya, terus juga takutnya macet, apalagi serentak semua masuk sekolah pertama kali," katanya.

Menurut Rio, kehadiran ayah pada hari pertama sekolah menjadi bentuk dukungan moral agar anak lebih percaya diri memasuki lingkungan belajar yang baru.

"Kalau hari-hari biasanya mamanya yang mengantar, tapi ini pertama kali jadi saya yang antarkan. Saya ingin memastikan dia punya semangat baru untuk belajar di kursi SMP," ujarnya.

Hal serupa disampaikan Dion yang turut mengantar anaknya ke SMP Tarakanita pada hari pertama sekolah.

"Saya tanya mau diantar siapa, biasanya kan sama mamanya, dia mau hari pertama saya juga ikut. Kita sebagai ayah harus bisa menyempatkan waktu, jadi anak kita juga semangat mau berangkat sekolah," ungkap Dion.

Lalu Lintas Padat pada Hari Pertama Masuk Sekolah

Sejak sekitar pukul 06.00 WIB, arus kendaraan mulai memadati Jalan Pemuda Rawamangun dan Jalan Basuki Rahmat, Jatinegara.

Kemacetan lebih dari satu kilometer terjadi di Jalan Pemuda dari arah Pulogadung menuju Pramuka dengan kecepatan kendaraan sekitar lima kilometer per jam.

Kepadatan didominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang mengantar anak ke sejumlah sekolah di kawasan tersebut.

Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah merupakan bagian dari pelaksanaan Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Nomor 7 Tahun 2025 yang mendorong keterlibatan ayah dalam mendampingi anak pada hari pertama sekolah.

Penulis :
Aditya Yohan