HOME  ⁄  Nasional

Korban Tewas Kecelakaan Beruntun di Jalur Pantura Indramayu Bertambah Menjadi 12 Orang

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Korban Tewas Kecelakaan Beruntun di Jalur Pantura Indramayu Bertambah Menjadi 12 Orang
Foto: (Sumber :Kondisi lokasi kejadian kecelakaan di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat, Senin (13/7/2026). ANTARA/Fathnur Rohman..)

Pantau - Polres Indramayu mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan di Jalur Pantura wilayah Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bertambah menjadi 12 orang.

Korban Meninggal Bertambah saat Menjalani Perawatan

Kepala Satlantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif mengatakan tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan sembilan korban lainnya meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit.

"Awalnya di lokasi kejadian ada tiga orang meninggal dunia. Seiring penanganan medis, korban yang dirawat di rumah sakit bertambah meninggal sehingga total korban meninggal menjadi 12 orang," kata Undang, Senin (13/7).

Ia menjelaskan kecelakaan bermula ketika mobil bak terbuka Daihatsu Gran Max yang baru mengantar rombongan ke acara pernikahan hendak memutar arah saat perjalanan pulang.

"Ketika kembali dari mengantar ke tempat pernikahan, kendaraan akan memutar arah, kemudian tertabrak dari belakang oleh kendaraan wing box," ujarnya.

Akibat benturan tersebut, mobil bak terbuka terdorong ke depan hingga bertabrakan dengan truk yang datang dari arah berlawanan.

"Setelah terdorong ke depan, dari arah berlawanan datang kendaraan truk sehingga terjadi kecelakaan," ungkapnya.

Undang menyebut mobil Gran Max tersebut mengangkut 17 penumpang dan satu pengemudi.

"Jumlah penumpang ada 17 orang ditambah satu sopir. Sopir Gran Max juga meninggal dunia," katanya.

Berdasarkan data kepolisian, delapan korban meninggal dunia dirawat di RS Bhayangkara dan empat korban lainnya di RS Mitra Plumbon Widasari.

Sementara itu, enam korban lainnya masih menjalani perawatan akibat luka-luka.

Tiga Kendaraan Terlibat dalam Kecelakaan Beruntun

Sebelumnya, Unit Gakkum Satlantas Polres Indramayu menyebut kecelakaan yang terjadi pada Minggu (12/7) siang melibatkan mobil pikap Daihatsu Gran Max, truk Hino wing box, dan truk Hino losbak.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Indramayu Ipda Masnan mengatakan pikap Gran Max yang dikemudikan Warkidi berhenti di lajur kanan saat melaju dari Jakarta menuju Cirebon.

"Pikap Gran Max yang dikemudikan Warkidi berhenti di lajur kanan saat melaju dari Jakarta menuju Cirebon, lalu ditabrak truk Hino wing box dari belakang hingga terdorong dan tertabrak truk Hino losbak dari arah berlawanan," katanya.

Polisi masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait kecelakaan maut tersebut sambil memastikan kondisi para korban yang masih menjalani perawatan.

Penulis :
Ahmad Yusuf