
Pantau - Atase Pendidikan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur Ahmad Romadhoni Surya Putra mengajak seluruh pelajar Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) menyambut tahun ajaran 2026/2027 dengan penuh kegembiraan saat kegiatan belajar mengajar dimulai pada Senin (13/7).
Pelajar Diminta Semangat Beradaptasi dan Belajar
Ahmad Romadhoni mengatakan hari pertama sekolah harus menjadi momen yang menyenangkan bagi para siswa, sekaligus diiringi suasana sekolah yang menyambut mereka dengan suka cita.
“Layaknya hari pertama masuk itu ya anak-anak harus datang ke sekolah dengan gembira, kemudian sekolah juga harus menyambut mereka dengan suka cita,” ungkapnya di Kuala Lumpur, Senin.
Ia menjelaskan seluruh pelajar, mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas, akan memasuki lingkungan kelas baru sehingga memerlukan proses adaptasi.
Romadhoni berharap para wali kelas dapat membantu para siswa menyesuaikan diri agar proses belajar berjalan lebih optimal.
“Agar mereka bisa belajar lebih giat, memastikan bahwa usaha mereka insyaallah tidak akan sia-sia, untuk belajar dan bersungguh-sungguh,” ujarnya.
Nasionalisme Tetap Dipupuk di Negeri Orang
Selain mendorong semangat belajar, Romadhoni meminta para guru terus menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada para pelajar Indonesia meski menempuh pendidikan di luar negeri.
Pada tahun ajaran baru 2026/2027, SIKL memiliki sekitar 943 peserta didik yang terdiri atas 703 siswa sekolah formal dan 240 peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).
Pantauan di lokasi menunjukkan para siswa tampak antusias mengikuti hari pertama sekolah setelah libur panjang.
Sejumlah murid taman kanak-kanak dan kelas 1 sekolah dasar terlihat diantar orang tua serta bergembira berkenalan dan bercengkerama dengan teman-teman baru di lingkungan sekolah.
- Penulis :
- Aditya Yohan





