
Pantau - Satuan Pelaksana (Satpel) Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, terus mempercepat pengerjaan lima proyek normalisasi saluran di sejumlah kelurahan guna meningkatkan kapasitas drainase dan mengurangi potensi genangan.
Kepala Satpel SDA Kecamatan Tanah Abang Eli Menawan Sari mengatakan lima proyek tersebut tersebar di Kelurahan Karet Tengsin, Kelurahan Gelora, Kelurahan Bendungan Hilir, dan Kelurahan Kebon Kacang.
Ia mengungkapkan, "Semuanya menjadi prioritas. Usulan yang disampaikan warga melalui musrenbang maupun lurah harus kami kerjakan."
Progres Pengerjaan di Sejumlah Lokasi
Proyek dengan progres paling tinggi berada di Jalan Danau Singkarak RT 13/RW 03, Kelurahan Bendungan Hilir, dengan panjang saluran 90 meter dan capaian pekerjaan sebesar 64 persen.
Normalisasi saluran di Jalan Kebon Kacang 2 RT 05/RW 02, Kelurahan Kebon Kacang, memiliki panjang 100 meter dengan progres mencapai 40 persen.
Normalisasi saluran di Jalan Karet Pasar Baru Barat sisi kiri RT 06/RW 06, Kelurahan Karet Tengsin, memiliki panjang 125 meter dan progres pengerjaan telah mencapai 39 persen.
Pekerjaan normalisasi saluran di Jalan Palmerah Utara RT 03/RW 01, Kelurahan Gelora, saat ini telah mencapai 35 persen.
Normalisasi saluran di Jalan Danau Jempang RT 07/RW 04, Kelurahan Bendungan Hilir, memiliki panjang 200 meter dengan progres pengerjaan sebesar 17 persen.
Normalisasi Jadi Bagian Mitigasi Banjir
Eli Menawan Sari menjelaskan normalisasi dilakukan pada saluran yang mengalami kerusakan cukup berat dengan mengganti konstruksi lama menggunakan beton u-ditch berukuran 40x40x120 sentimeter.
Penggantian konstruksi tersebut diharapkan dapat meningkatkan fungsi saluran dalam mengalirkan air sekaligus memperlancar sistem drainase di kawasan Tanah Abang.
Ia mengatakan, "Di wilayah-wilayah yang rawan genangan akan kita lakukan pekerjaan normalisasi saluran."
Kepala Suku Dinas SDA Kota Jakarta Pusat Adrian Mara Maulana mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan berbagai upaya mitigasi banjir melalui program normalisasi kali dan perbaikan saluran.
Program normalisasi tersebut mencakup pelebaran saluran atau sungai, penataan bantaran, serta pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
Adrian Mara Maulana mengatakan, “Sudin SDA bertanggung jawab untuk memastikan penyediaan sumber daya air yang berkelanjutan, mengelola infrastruktur yang berkaitan dengan air, dan mendukung tercapainya penataan ruang yang efisien.”
- Penulis :
- Shila Glorya





