
Pantau - Polres Garut memastikan informasi mengenai macan yang turun gunung dan menerkam tiga warga di kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, merupakan hoaks setelah dilakukan penelusuran terhadap video yang beredar di media sosial dan pesan berantai.
Polisi Ungkap Asal Video yang Viral
Kepala Seksi Humas Polres Garut Ipda Susilo Adhi mengatakan informasi yang beredar sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena menyebut adanya serangan macan terhadap warga.
Ia menegaskan, “Informasi mengenai adanya macan yang menerkam tiga warga di kawasan Gunung Papandayan adalah hoaks.”
Hasil penelusuran kepolisian menunjukkan video yang beredar bukan berasal dari Garut, melainkan rekaman lama terkait insiden ledakan di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.
Susilo mengungkapkan, “Video yang beredar bukan merupakan kejadian di Garut, melainkan korban dari peristiwa ledakan di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.”
Polisi juga telah berkoordinasi dengan pengelola kawasan wisata Gunung Papandayan dan memastikan tidak ada kejadian serangan binatang buas di lokasi tersebut.
Masyarakat Diminta Tidak Mudah Sebarkan Informasi
Susilo menjelaskan narasi sebenarnya dalam video tersebut berkaitan dengan warga yang menemukan proyektil mortir aktif dan membukanya dengan cara dipukul hingga terjadi ledakan.
Ia mengimbau masyarakat tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai ataupun menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” ujarnya.
Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan informasi yang diduga hoaks agar dapat dilakukan klarifikasi dan penelusuran lebih lanjut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





