
Pantau - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah akan melanjutkan program pengembangan Kopi Gayo melalui penambahan 17 juta bibit kopi pada 2026 untuk mendukung pengembangan lahan seluas 17.000 hektare di seluruh Aceh guna memperkuat produksi dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Pengembangan Kopi Gayo Terus Diperkuat
Mentan mengatakan, "Itu kita berikan totalnya 17.000 (hektare) dengan jumlah batang 17 juta (bibit) kopi untuk seluruh Aceh. Insyaallah tahun depan kita akan tingkatkan, yang penting ini dirawat dengan baik."
Pemerintah berencana meningkatkan bantuan pengembangan kopi pada tahun depan dengan syarat tanaman yang telah ditanam dirawat secara optimal oleh para petani penerima.
Menurut Mentan, bantuan bibit tersebut telah memberikan fondasi yang kuat bagi peningkatan produktivitas perkebunan rakyat sekaligus memperkuat posisi Kopi Gayo sebagai komoditas unggulan yang memiliki daya saing di pasar dunia.
Pemerintah daerah diminta terus mengawal pemeliharaan tanaman kopi agar bantuan pemerintah menghasilkan kebun yang produktif dan berkelanjutan.
Penyuluh pertanian juga diminta terus mendampingi petani mulai dari proses penanaman hingga pemeliharaan tanaman serta pengembangan kebun kopi secara berkelanjutan.
Seluruh pemangku kepentingan diminta berperan aktif dalam memastikan keberhasilan program pengembangan kopi di Aceh.
Apresiasi untuk Penyuluh dan Pembibitan Berkualitas
Mentan mengapresiasi jajaran Kementerian Pertanian di Aceh yang dinilai berhasil mengawal proses pembibitan sehingga menghasilkan bibit kopi berkualitas.
Ia menilai pertumbuhan tanaman kopi di lapangan menunjukkan hasil yang memuaskan.
Menurut Mentan, kualitas bibit menjadi faktor penting dalam menjaga mutu Kopi Gayo agar mampu memenuhi permintaan pasar sekaligus meningkatkan nilai tambah yang diterima petani Aceh.
Mentan juga menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh pertanian lapangan dengan mengatakan, "PPL (penyuluh pertanian lapangan) saya terima kasih. Ini bekerja dengan baik. Ini Kopi Gayo kita antar, sekarang ini sudah mengglobal. Jadi bagaimana Kopi Gayo menggetarkan dunia, bila perlu seluruh dunia ini mencicipi Kopi Gayo."
Mentan optimistis penambahan 17 juta bibit kopi akan memperkuat produksi Kopi Gayo, meningkatkan pendapatan petani, serta mendorong Aceh menjadi salah satu pusat pengembangan kopi unggulan Indonesia yang semakin dikenal dunia.
- Penulis :
- Leon Weldrick





