HOME  ⁄  Nasional

Mahasiswi Universitas Teuku Umar Raih Medali Internasional Lewat Inovasi Olah Sampah Menjadi Sabun

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Mahasiswi Universitas Teuku Umar Raih Medali Internasional Lewat Inovasi Olah Sampah Menjadi Sabun
Foto: (Sumber :Nur Hazizah, mahasiswi program studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. ANTARA/HO-Dok. Pribadi.)

Pantau - Mahasiswi Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Nur Hazizah, meraih Bronze Medal dalam ajang The 4th International Youth Conference (IYC) 2026 yang digelar di Malaysia dan Singapura berkat inovasi mengolah sampah menjadi sabun.

Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Kesehatan

Nur Hazizah berhasil membawa pulang penghargaan internasional melalui karya ilmiah yang mengangkat solusi pengelolaan sampah menjadi produk sanitasi yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.

"Saya sangat senang dan bersyukur bisa meraih penghargaan ini di tengah persaingan ketat dengan ratusan peserta dari berbagai negara," ungkapnya.

Ia menjelaskan inovasi tersebut berangkat dari keprihatinannya terhadap persoalan penumpukan sampah yang berdampak pada kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan.

Melalui formulasi tersebut, limbah yang sebelumnya tidak memiliki nilai diolah menjadi sabun yang dapat dimanfaatkan sebagai produk sanitasi sekaligus membantu mengurangi volume sampah.

Dalam presentasinya di hadapan dewan juri, Nur Hazizah memaparkan bahwa formulasi sampah menjadi sabun dirancang untuk menekan risiko penyakit akibat penumpukan limbah yang tidak terkelola.

Bersaing dengan Peserta dari 10 Negara

Ajang The 4th International Youth Conference 2026 diselenggarakan oleh Lembaga Setara Prisma Nusantara (Nusantara Muda) bekerja sama dengan Asia Pacific Student Association serta Electrical & Electronic Engineering Nanyang Technological University.

Kompetisi tersebut diikuti 150 peserta yang berasal dari 10 negara dan menampilkan berbagai inovasi di bidang lingkungan, kesehatan, serta pembangunan berkelanjutan.

Inovasi yang dikembangkan Nur Hazizah dinilai selaras dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, poin ke-12 mengenai Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, serta poin ke-13 terkait Penanganan Perubahan Iklim.

"Saya sangat senang dan bersyukur bisa meraih penghargaan ini," ungkapnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf