
Pantau - Nurul Ramadhan, perempuan asal Desa Peninggalan, Kecamatan Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, berhasil mewujudkan mimpinya menjadi sukarelawan Piala Dunia 2026 dan menjadi satu-satunya relawan asal Indonesia yang bertugas di Atlanta, Amerika Serikat.
Dari Sumatera Selatan Menuju Piala Dunia
Nurul Ramadhan menjadi satu dari empat sukarelawan asal Indonesia yang terlibat dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Di Atlanta, ia bergabung bersama sekitar 3.500 sukarelawan dari berbagai negara untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
“Sebenarnya saya sempat mau menyerah saja. Tidak jadi ke sini, soalnya nilai dolar AS sangat tinggi,” ungkap Nurul.
Meski sempat menghadapi kendala biaya akibat tingginya nilai tukar dolar Amerika Serikat, Nurul tetap melanjutkan perjuangannya hingga berhasil menjadi bagian dari kepanitiaan Piala Dunia 2026.
Jalankan Beragam Tugas Kepanitiaan
Selama bertugas di Atlanta, Nurul membantu mengelola berbagai kebutuhan sukarelawan, mulai dari mengurus area kerja hingga mengatur aktivitas para relawan.
Ia mengaku senang dapat berinteraksi dengan sukarelawan dari berbagai negara, melihat langsung para pemain ternama, serta memperoleh pengalaman berharga dari ajang sepak bola yang digelar setiap empat tahun sekali tersebut.
Bagi Nurul, menjadi bagian dari penyelenggaraan Piala Dunia 2026 merupakan pencapaian yang tidak diraih dengan mudah dan menjadi pengalaman yang sangat berharga dalam perjalanan hidupnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan





