
Pantau - PT Pertamina Patra Niaga mempercepat normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Utara dengan mengoperasikan terminal BBM dan sejumlah SPBU selama 24 jam guna mempercepat penyaluran kepada masyarakat.
Terminal BBM dan SPBU Beroperasi 24 Jam
Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Pertamina Patra Niaga Hari Purnomo mengatakan Integrated Terminal Medan Group terus beroperasi selama 24 jam.
Selain itu, Pertamina juga mengoptimalkan operasional Fuel Terminal Pematang Siantar, Fuel Terminal Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe yang seluruhnya beroperasi selama 24 jam untuk mempercepat distribusi BBM ke SPBU di Sumatera Utara.
Sejumlah SPBU di wilayah terdampak di Kota Medan juga dioperasikan selama 24 jam agar masyarakat lebih mudah memperoleh BBM.
Hari mengungkapkan, "Saat ini, stok BBM di Integrated Terminal Medan Group berada dalam kondisi aman. Untuk meningkatkan kapasitas distribusi, Pertamina Patra Niaga telah menambah armada melalui skema spot charter sebanyak 30 unit mobil tangki yang difokuskan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU."
Pertamina memastikan stok BBM di Integrated Terminal Medan Group berada dalam kondisi aman.
Perusahaan juga menambah 30 unit mobil tangki melalui skema spot charter untuk mempercepat distribusi BBM ke SPBU.
Penguatan awak mobil tangki (AMT) turut dilakukan oleh Elnusa Petrofin sebagai mitra transportasi melalui kerja sama dengan Bekang TNI.
Pertamina Tegaskan Tidak Ada Aksi Mogok Kerja
Hari mengatakan seluruh infrastruktur distribusi BBM di Sumatera Utara terus dioptimalkan agar penyaluran kembali normal secepat mungkin.
Ia mengungkapkan, "Kami memastikan seluruh infrastruktur distribusi di wilayah Sumatera Utara bekerja secara maksimal. Operasional terminal selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, penguatan personel awak mobil tangki, hingga pengoperasian SPBU selama 24 jam merupakan langkah percepatan yang kami lakukan agar distribusi BBM dapat kembali normal secepat mungkin."
Hari juga menegaskan tidak terdapat aksi mogok kerja awak mobil tangki (AMT).
Ia menambahkan, "Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dapat mengganggu keandalan distribusi maupun pelayanan kepada masyarakat. Apabila terdapat personel yang terbukti tidak menjalankan prosedur operasional sesuai ketentuan, perusahaan akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku."
Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Hiswana Migas, mitra transportasi, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan di SPBU resmi Pertamina.
Untuk memperoleh informasi mengenai produk dan layanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135.
- Penulis :
- Leon Weldrick





