
Pantau - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau progres pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Jalan Keramasan, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang, Sumatera Selatan, yang ditargetkan selesai sebelum akhir 2026.
PSEL Palembang Masuki Tahap Akhir Pembangunan
Pembangunan fasilitas PSEL tersebut bertujuan mengolah sampah di Kota Palembang menjadi energi listrik sekaligus menjadi contoh pengelolaan sampah berbasis energi bagi daerah lain di Indonesia.
Wali Kota Palembang Ratu Dewa mengatakan Wapres memberikan sejumlah arahan terkait pembangunan fasilitas tersebut.
Arahan utama Wapres mencakup transisi regulasi, dampak sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar, serta percepatan pembangunan fisik.
Ratu Dewa mengatakan, "Beberapa hal yang menjadi stressing (penekanan) dari Bapak Wakil Presiden, pertama adalah segala hal berkaitan dengan peralihan dari Perpres 35/2018 ke Perpres 109/2025. Baik itu dari sisi pembiayaan, kelembagaan, termasuk percepatan pembangunan fisik."
Perubahan landasan hukum dari Peraturan Presiden Nomor 35 Tahun 2018 ke Perpres Nomor 109 Tahun 2025 berkaitan dengan penyesuaian pembiayaan, kelembagaan, serta percepatan pembangunan fasilitas secara keseluruhan.
Pemerintah Kota Palembang akan terus melakukan koordinasi dengan kementerian terkait, dinas atau instansi terkait, serta Danantara untuk memastikan proses transisi regulasi berjalan baik.
Wapres Minta Proyek Berdampak bagi Masyarakat
Wapres Gibran juga menyoroti dampak pembangunan PSEL terhadap kesejahteraan masyarakat lokal.
Ia meminta pelaksanaan proyek memperhatikan edukasi kepada masyarakat, penyerapan tenaga kerja lokal, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Terkait infrastruktur pendukung, Ratu Dewa telah berkomunikasi dengan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengenai perbaikan jalan penghubung menuju fasilitas PSEL.
Ratu Dewa mengatakan, "Untuk jalan penghubung, tadi saya sudah berbicara dengan Pak Gubernur. Ini akan menjadi prioritas dari pemerintah provinsi guna perbaikan jalan yang menuju ke fasilitas yang ada di sini."
Saat ini progres pembangunan fisik PSEL Palembang telah mencapai 91 persen.
Manager PT Indo Green Power Satriawan Ming mengatakan pihaknya berkomitmen mempercepat pembangunan fasilitas tersebut agar segera memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat Palembang.
Ia mengungkapkan, "Karena ini menjadi percontohan untuk pengelolaan sampah di Indonesia. Pak Wapres tadi minta agar progres terus ditingkatkan dan bisa berdampak baik bagi masyarakat di Palembang."
PSEL Palembang diharapkan menjadi model pengelolaan sampah berbasis energi yang dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.
- Penulis :
- Shila Glorya





