
Pantau - Satu prajurit TNI Angkatan Darat (AD) tewas dan enam orang lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan gudang amunisi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) TNI, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis pagi.
TNI AD Lakukan Investigasi Penyebab Ledakan
Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menyampaikan korban dalam insiden tersebut terdiri dari satu prajurit meninggal dunia, empat orang mengalami luka berat, dan dua orang mengalami luka ringan.
Donny menyampaikan informasi tersebut saat memberikan keterangan pers di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta.
Ia mewakili jajaran Mabes AD menyampaikan belasungkawa atas gugurnya prajurit dalam kejadian ledakan tersebut.
Berdasarkan keterangan awal, ledakan terjadi ketika prajurit sedang melakukan perawatan dan pemeriksaan amunisi di gudang tersebut.
Namun, Donny belum dapat menjelaskan secara rinci penyebab utama ledakan karena proses pemeriksaan masih berlangsung.
Tim Investigasi Dikirim ke Lokasi Kejadian
TNI AD telah mengirimkan tim investigasi ke Madiun untuk melakukan pemeriksaan dan mencari penyebab utama ledakan gudang amunisi tersebut.
Donny meminta seluruh pihak memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara maksimal.
"Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan ruang kepada tim investigasi agar dapat bekerja secara optimal serta menghindari spekulasi mengenai penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai," ujar Donny.
TNI AD juga mengimbau masyarakat tidak membuat spekulasi terkait penyebab ledakan sebelum hasil pemeriksaan resmi disampaikan.
- Penulis :
- Leon Weldrick





