
Pantau - Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Kemen UMKM) menjalankan program Kemudahan Usaha Mikro untuk Bermitra (Kumitra) sebagai langkah pemerintah mendekatkan pelaku UMKM dengan mitra strategis dan pembeli untuk mendukung perkembangan usaha.
Pelaksana Tugas Deputi Usaha Mikro Kemen UMKM Riza Damanik mengatakan program Kumitra menjadi agenda kementerian sebagai tindak lanjut arahan Menteri dan Wakil Menteri UMKM agar usaha mikro semakin dekat dengan mitra yang dapat mendukung keberlanjutan bisnis.
"Kumitra ini adalah agenda di Kementerian UMKM sebagai tindak lanjut arahan Pak Menteri dan Pak Wamen (Wakil Menteri), agar usaha-usaha mikro kita semakin dekat dengan mitra-mitra strategisnya," kata Riza.
Kumitra Hubungkan UMKM dengan Pembeli dan Mitra Usaha
Selain mempertemukan pelaku UMKM dengan mitra strategis, program Kumitra juga dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha dengan para pembeli atau buyer.
Pemerintah berupaya agar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah tidak lagi mencari sendiri pihak yang membeli produk mereka, tetapi dipertemukan sejak awal dengan calon mitra.
"Maka sejak awal kita pertemukan, kita desain sehingga nantinya usaha-usaha mikro kecil ini bisa mendapatkan mitra strategis yang berkelanjutan," ujar Riza.
Dari rangkaian pertemuan dengan mitra strategis UMKM, pemerintah mencatat komitmen kerja sama senilai sekitar Rp7 miliar dari mitra yang siap berkontrak dan bekerja sama dengan usaha mikro.
"Saya dengar minggu lalu angkanya lebih kurang Rp7 miliar, jadi sudah ada komitmen kerja sama untuk usaha-usaha mikro. Mudah-mudahan ini juga bisa berkembang dan terus berlanjut pada hari-hari berikutnya," kata Riza.
Kumitra Dorong Digitalisasi Usaha Mikro
Untuk memaksimalkan manfaat program, Kementerian UMKM memberikan akses layanan pembayaran digital bagi pelaku usaha dan mitra melalui berbagai layanan, salah satunya QRIS.
Pemerintah juga mendorong digitalisasi pemasaran melalui platform e-commerce dengan mengadakan pelatihan bersama sejumlah platform digital.
Pelatihan tersebut bertujuan memastikan pelaku UMKM tidak hanya bergabung atau melakukan onboarding di platform digital, tetapi juga mampu memperoleh keuntungan maksimal dari pemanfaatan teknologi.
Program Kumitra diharapkan dapat meningkatkan produktivitas usaha mikro sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM.
Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) KGPAA Paku Alam X mengatakan kegiatan Kumitra di Yogyakarta mempertemukan sekitar seribu pengusaha mikro dari binaan pusat layanan usaha terpadu dan pelaku usaha Teras Malioboro I dengan berbagai mitra strategis.
Kegiatan tersebut mencakup pertemuan bisnis, penguatan akses digital, komitmen kemitraan usaha, serta pembebasan biaya pencatatan produk pada jaringan perdagangan eceran anggota asosiasi usaha ritel Indonesia.
Menurut Paku Alam X, langkah tersebut menjadi upaya nyata untuk membawa usaha mikro menuju pasar yang lebih luas.
- Penulis :
- Shila Glorya





