
Pantau - Pemerintah Kota Yogyakarta memperkuat Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) melalui kegiatan Gerakan Reresik Sekolah yang melibatkan pelajar dari jenjang TK hingga SMA di kawasan Jalan Cik Di Tiro, Yogyakarta, pada Jumat (17/7), sebagai penutup Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027.
Para pelajar bersama guru, organisasi kepemudaan, dan masyarakat membersihkan sampah di trotoar, saluran air, serta berbagai fasilitas publik di sepanjang Jalan Cik Di Tiro untuk menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat.
Reresik Sekolah Jadi Penutup MPLS
Gerakan Reresik Sekolah dipusatkan di SMP Negeri 1 Yogyakarta dan menjadi penutup rangkaian MPLS yang berlangsung serentak pada 13–17 Juli 2026 di seluruh satuan pendidikan di Kota Yogyakarta.
Menurut data Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta, terdapat sedikitnya 11 sekolah yang berada di kawasan Jalan Cik Di Tiro sehingga lokasi tersebut dipilih sebagai pusat pelaksanaan kegiatan.
Tim Kerja Pembinaan Kepemudaan Dinas Dikpora Yogyakarta, Mugi Suyatno, mengatakan, "Kebetulan untuk seremoni kami mengambil lokasi di SMP Negeri 1 Yogyakarta jalan Cik Di Tiro Nomor 29, di kanan kiri atau timur dan barat penggal jalan yang radiusnya 800 meter terdapat ada 11 sekolah yang ada di lokasi itu."
Dukung Gerakan Indonesia ASRI
Pemerintah Kota Yogyakarta memilih kawasan Jalan Cik Di Tiro karena merupakan salah satu pusat aktivitas pendidikan, kesehatan, dan perbankan yang membentang dari kawasan Bundaran Universitas Gadjah Mada hingga Simpang Empat Gramedia.
Mugi Suyatno mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kebijakan pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Nah, tentu kegiatan itu juga menjadi penguatan kegiatan Pemerintah Kota Yogyakarta agar Yogyakarta berhati nyaman, mensukseskan dan mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman Sehat, Resik dan Indah)," ungkapnya.
Gerakan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan sejak di lingkungan sekolah sehingga semangat merawat lingkungan dapat meluas ke ruang publik dan kawasan permukiman.
- Penulis :
- Gerry Eka





