
Pantau - Tim patroli gabungan Kompi 4 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Utara mengamankan enam pemuda dalam dua penindakan terpisah di Jakarta Utara pada Sabtu (18/7), dengan tiga orang masih didalami terkait dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) dan tiga lainnya kedapatan membawa barang yang diduga narkotika jenis tembakau sintetis.
Penindakan dilakukan sebagai bagian dari patroli rutin untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta Utara.
Tiga Pemuda Didalami Terkait Dugaan Curas
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan, "Ketiganya sempat berusaha melarikan diri ketika melihat kedatangan petugas di lokasi," ujarnya.
Ketiga pemuda tersebut diamankan saat patroli dan pemeriksaan di sekitar SPBU Rajawali, Pademangan.
Henik menjelaskan keterangan mereka masih didalami terkait dugaan keterlibatan dalam tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
"Untuk proses hukum lebih lanjut, ketiganya kemudian diserahkan kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Pademangan. Penyidik masih mendalami keterangan mereka serta keterkaitannya dengan laporan maupun peristiwa pidana yang terjadi di wilayah hukum tersebut," ungkapnya.
Tiga Pemuda Lain Diamankan dengan Barang Bukti Diduga Tembakau Sintetis
Beberapa jam setelah penindakan pertama, patroli gabungan kembali mengamankan tiga pemuda di kawasan Jalan Jati V, Tanjung Priok.
Petugas menemukan dua klip plastik berisi bahan yang diduga narkotika jenis tembakau sintetis saat pemeriksaan di lokasi.
"Barang bukti tersebut langsung disita, sedangkan ketiga pemuda itu diserahkan kepada Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Jakarta Utara," kata Henik.
Henik menegaskan patroli terpadu akan terus ditingkatkan di wilayah yang rawan kejahatan jalanan dan penyalahgunaan narkotika.
Ia mengatakan, "Kehadiran personel di lapangan bertujuan mencegah ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat. Penegakan hukum harus berjalan seiring dengan upaya pencegahan melalui edukasi, pengawasan keluarga, dan kepedulian lingkungan agar potensi gangguan kamtibmas dapat ditekan," tutupnya.
- Penulis :
- Gerry Eka





