
Pantau - Korps Marinir TNI Angkatan Laut menggelar latihan menembak menggunakan Meriam Howitzer 105 mm untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan tempur prajurit di Daerah Latihan Tempur Cibenda, Sukabumi, Jawa Barat.
Latihan Tingkatkan Kemampuan dan Kesiapan Tempur
Latihan yang digelar pada Minggu (19/7) tersebut diikuti prajurit Batalyon Howitzer 1 Marinir (Yonhow 1 Mar) TNI AL.
Kepala Dinas Penerangan Marinir TNI AL Kolonel (Mar) Rana Karyana mengungkapkan, "Latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan, akurasi, dan kesiapan tempur prajurit artileri dalam mengoperasikan sistem persenjataan secara profesional."
Menurut Rana, latihan tidak hanya bertujuan mengasah kemampuan prajurit, tetapi juga memastikan alat utama sistem senjata (alutsista) Korps Marinir berada dalam kondisi optimal untuk mendukung berbagai operasi.
Latihan Berjalan Aman Sesuai Standar
Rana menjelaskan seluruh rangkaian latihan berlangsung lancar dengan menerapkan standar keamanan pada setiap tahapan kegiatan.
Penerapan prosedur tersebut dilakukan untuk memastikan keselamatan prajurit dan keamanan alutsista selama latihan berlangsung.
Ia mengungkapkan, "Keberhasilan latihan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kemampuan tempur guna menjaga kesiapsiagaan dan mendukung pertahanan serta kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)."
- Penulis :
- Aditya Yohan





