
Pantau - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyiapkan pembangunan gudang logistik di kawasan Pelabuhan Roro Gunungsitoli, Kepulauan Nias, sebagai pusat pengendalian pasokan berbagai komoditas strategis untuk mengantisipasi gangguan distribusi akibat cuaca buruk.
Bobby menyampaikan rencana tersebut usai meninjau lokasi pengembangan Pelabuhan Roro Gunungsitoli didampingi Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli, Senin.
Ia mengungkapkan, "Kita akan membangun gudang logistik di kawasan Pelabuhan Roro Gunungsitoli."
Gudang Logistik Jadi Pusat Pengendalian Pasokan
Gudang logistik yang dibangun di kawasan pelabuhan diharapkan menjadi simpul pengendalian distribusi barang bagi seluruh wilayah Kepulauan Nias.
Keberadaan gudang tersebut ditargetkan mampu meningkatkan efisiensi biaya distribusi, mempercepat penyaluran barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
Bobby menegaskan, "Pastikan ini bisa berfungsi dengan baik, dan bisa menjadi sarana pengendalian pasokan bahan pokok, dan bahan strategis lain."
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga akan berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memetakan arus komoditas yang keluar maupun masuk ke wilayah Kepulauan Nias sebagai dasar perencanaan pembangunan dan pengelolaan gudang logistik.
Bobby mengatakan, "Untuk ini kita perlu kerja sama dengan pihak BPS (Badan Pusat Statistik), untuk mengukur sejauh mana arus komoditas di sini."
Pelabuhan Roro Dinilai Strategis untuk Pengembangan Logistik
Menurut Bobby, Pelabuhan Roro Gunungsitoli memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena berada di lokasi strategis dengan akses darat yang menghubungkan seluruh wilayah Kepulauan Nias.
Ia menjelaskan Kepulauan Nias yang terdiri atas lima kabupaten dan kota di Sumatera Utara memiliki luas wilayah sekitar 5.625 kilometer persegi.
Bobby mengatakan wilayah Kepulauan Nias kerap mengalami perubahan cuaca secara tiba-tiba yang mengganggu distribusi barang dari Pulau Sumatera.
Ia mengungkapkan, "Karena kendala di sini, masalah cuaca yang mengganggu proses distribusi barang dari pulau Sumatera."
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Yuda Setiawan menjelaskan kawasan Pelabuhan Roro Gunungsitoli memiliki luas 25.915 meter persegi.
Ia menyebutkan pembagian kawasan tersebut meliputi gudang seluas 5.668 meter persegi, area parkir 3.205 meter persegi, terminal 4.510 meter persegi, dan area utilitas 2.977 meter persegi.
Yuda mengatakan, “Pemprov Sumut menargetkan pembangunan dan pengembangan kawasan Pelabuhan Roro dikerjakan tahun ini, sebagai upaya memperkuat sistem logistik dan pengendalian pasokan barang di Nias.”
- Penulis :
- Arian Mesa





