
Pantau - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menegaskan TNI hingga saat ini belum dilibatkan dalam pemetaan potensi perpajakan di lapangan di tengah munculnya perhatian terhadap peran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan Direktorat Jenderal Pajak (DJP).
Muhammad Nas mengatakan, "Belum ada wacana atau pembahasan ke arah sana."
Muhammad Nas tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kemungkinan pelibatan TNI dalam pemantauan potensi perpajakan di tingkat masyarakat.
DJP Tegaskan Babinsa Bukan Pemeriksa Pajak
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menegaskan keterlibatan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) bukan untuk melakukan pemeriksaan perpajakan.
DJP juga memastikan Babinsa dan Bhabinkamtibmas tidak bertugas melakukan pemungutan pajak maupun mencari data perpajakan masyarakat.
Kewenangan pengawasan kepatuhan wajib pajak tetap sepenuhnya berada di tangan petugas DJP.
Pendampingan Hanya Dilakukan dalam Kondisi Tertentu
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Inge Diana Rismawanti menjelaskan bahwa Babinsa dan Bhabinkamtibmas hanya berperan memberikan pendampingan kepada petugas DJP apabila diperlukan.
Inge mengungkapkan, "Mereka itu (Babinsa dan Bhabinkamtibmas) bukan pelaksana dari pengawasan atau pemeriksaan yang dilakukan oleh Ditjen Pajak selama ini, tapi memberikan pendampingan di saat kami memerlukan."
Ia menerangkan pendampingan hanya dilakukan dalam kondisi tertentu, seperti ketika petugas DJP harus mendatangi wajib pajak di lokasi yang memerlukan penanganan khusus dari sisi keamanan.
Pendampingan juga dapat dilakukan apabila lokasi wajib pajak memiliki kendala atau memerlukan penanganan khusus terkait akses transportasi.
Inge menjelaskan, “Misalnya kan kalau ada wajib pajak yang sebetulnya kita mengetahui punya potensi, dan kita ketahui alamatnya di suatu tempat, ternyata tempat itu mungkin ada suatu hal yang harus dijaga atau butuh penanganan khusus dalam transportasi, kami minta bantuan mereka itu boleh.”
- Penulis :
- Leon Weldrick





