HOME  ⁄  Nasional

Pramono Optimistis Penguatan TPS3R Kurangi Residu Sampah ke TPST Bantargebang

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pramono Optimistis Penguatan TPS3R Kurangi Residu Sampah ke TPST Bantargebang
Foto: (Sumber :Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat dijumpai di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri..)

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berharap penguatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dapat mengurangi residu sampah yang dikirim ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi.

Pemprov DKI Hidupkan Kembali TPS3R

Pramono mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempersiapkan langkah untuk menghidupkan kembali TPS3R di berbagai wilayah ibu kota.

“Untuk Bantargebang kemarin kami sudah rapat dan kami sudah mempersiapkan untuk itu. Memang sekarang ini Pemerintah DKI Jakarta akan betul-betul hidupkan kembali untuk TPS 3R-nya,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).

Pemprov DKI juga akan berinvestasi pada sejumlah peralatan serta menjalin kerja sama dengan pihak swasta guna mengoptimalkan operasional TPS3R.

“Kami investasi beberapa peralatan dan kerja sama juga dengan swasta, supaya sebelum ke Bantargebang itu sudah selesai di TPS 3R-nya. Mudah-mudahan dengan ini, residu yang akan tetap dikirim ke Bantargebang itu akan berkurang banyak,” ujarnya.

Pramono menyebut dalam pekan ini dirinya akan meninjau langsung empat hingga lima lokasi TPS3R di Jakarta.

DKI Terapkan Sistem Controlled Landfill

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mulai menghentikan praktik open dumping secara bertahap di TPST Bantargebang melalui penerapan sistem controlled landfill.

Tahap awal dilakukan dengan menutup dua zona aktif pembuangan sampah di TPST Bantargebang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Dudi Gardesi mengatakan penerapan controlled landfill mulai dijalankan pada Jumat (17/7/2026) dengan pemasangan media penutup di area atas Zona 2 TPST Bantargebang.

"Pemasangan media penutup merupakan langkah nyata untuk mengurangi bau, membantu mengendalikan emisi gas, serta meminimalkan terbentuknya air lindi akibat masuknya air hujan ke area timbunan sampah," kata Dudi.

Penulis :
Ahmad Yusuf