HOME  ⁄  Nasional

Pengamat Nilai Keterlibatan TNI dalam Ketahanan Pangan Perkuat Stabilitas Nasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pengamat Nilai Keterlibatan TNI dalam Ketahanan Pangan Perkuat Stabilitas Nasional
Foto: (Sumber :Menteri ATR/BPN Nusron Wahid mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada acara Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (17/07/2026). (ANTARA/HO-Kementerian ATR/BPN).)

Pantau - Analis dan pemerhati pertahanan dari Lembaga Kajian Pertahanan Strategis (Keris), Hanif Rahadian, menilai TNI layak dilibatkan dalam program ketahanan pangan karena sektor tersebut memiliki peran strategis dalam menjaga pertahanan dan stabilitas negara.

Ketahanan Pangan Dinilai Berdampak pada Pertahanan Negara

Hanif mengatakan ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjadi faktor penting dalam memperkuat daya tahan negara menghadapi dinamika global.

"Ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memiliki dimensi strategis dalam menjaga stabilitas negara," katanya di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan dalam perspektif geoekonomi, pangan merupakan aset strategis yang menentukan kemampuan negara menghadapi gangguan rantai pasok, krisis geopolitik, hingga kondisi darurat yang berpotensi memicu konflik global.

Menurut Hanif, penguatan ketahanan pangan menjadi langkah penting agar negara tetap tangguh menghadapi berbagai tantangan tersebut.

"TNI dapat memberikan dukungan sesuai kapasitasnya terutama pada aspek-aspek yang berkaitan dengan dukungan logistik, mobilisasi, maupun kondisi kedaruratan," ujarnya.

Hanif menegaskan pengelolaan sektor pangan tetap menjadi tanggung jawab utama kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan sipil yang memiliki kewenangan di bidang tersebut.

Presiden Prabowo Sebut Ketahanan Pangan Gerakan Nasional

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Pertanian, melainkan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa.

"Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya panen raya TNI terintegrasi yang dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa," kata Prabowo saat panen raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Jumat (17/7/2026).

Presiden juga menegaskan TNI dan Polri merupakan bagian dari rakyat sehingga harus ikut membantu mengatasi kesulitan masyarakat, termasuk dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Enggak usah terlalu (memikirkan, red.) apalah ini prosedur, ini apa, kenapa tentara ikut di sawah, kenapa polisi ikut nanam jagung, enggak. Ini Indonesia. TNI, Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat," ujarnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf